Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Tak Cuma Mitos, Larangan Pakai Baju Hijau di Pantai Selatan Punya Penjelasan Ilmiah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wisatawan Memadati Kawasan Pantai Sepanjang, Jogja. larangan menggunakan baju berwarna hijau dapat dijelaskan secara logis, bukan sekedar mitos yang beredar.

Menurutnya, himbauan untuk tidak menggunakan warna hijau cukup masuk akal. Terutama jika, area laut terkait cenderung berwarna hijau.

Baca juga: Nasib Pria Nekat Tantang Nyi Roro Kidul, Lawan Mitos ke Pantai Selatan Pakai Baju Hijau

"Cukup masuk akal, kalau area laut terkait berwarna hijau tentunya," terang dia yang dilansir Kompas.com (17/08/2020).

Kandungan Klorofil di Laut Warna hijau di laut biasanya terjadi karena adanya ganggang yang mengandung klorofil yang hidup dipermukaan maupun di laut yang dekat dengan permukaan.

Klorofil memiliki kemampuan unik dalam menyerap hampir semua warna biru dan merah, sehingga yang dominan dipersepsikan oleh mata manusia utamanya adalah hijau.

Dimana, distribusi spektrum pantulan hujau relatif sempit rentangnya.

Ganggang yang mengandung klorofil akan memantulkan warna hijau pada saat musim tertentu (musim semi atau panas).

Pada musim lain, efek warna yang dipantulkan bisa berbeda.

"Intinya, selama kontras warna baju dengan warna area laut terkait cukup berbeda, maka saya pikir tidak masalah," ujar dia.

Penggunaan baju berwarna hijau dapat mempersulit proses penemuan korban yang terseret arus bahkan hingga tenggelam. (Unsplash/Matt Hardy)

Baca juga: Bikin Geger, Paus Sperma Terdampar & Ditemukan Mati di Pantai Yeh Malet Bali

Baca juga: Pantai Kelingking Bali Masuk Daftar yang Terpopuler di Dunia Versi Tripadvisor, Kalahkan Yunani

Kata TIM SAR

Menurut Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi III Pantai Parangtritis, Bantul, III Parangtritis M Arif Nugraha baju hijau mempersulit upaya penyelamatan saat terjadi kecelakaan laut.

Tak hanya baju berwarna hijau, warna lai yang sebaiknya dihindari orang saat berwisata di pantai adalah biru.

"Logikanya berenang pakai baju hijau atau biru, dan kebetulan dia laka laut. Hal itu akan menyulitkan pencarian," kata dia.

Arif melanjutkan, warna hijau dan biru sulit dibedakan dari air laut, sehingga tim penyelamat akan kesulitan menemukan wisatawan yang mengalami kecelakaan laut (terseret ombak).

Adapun pakaian yang disarankan dipakai saat berwisata di pantai adalah dengan warna cerah, seperti oranye.

Walau begitu, wisatawan tetap harus mematuhi aturan, seperti tidak terlalu ke tengah dan menjauhi area berbahaya.

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Ternyata Tak Cuma Mitos! Terkuak Penjelasan Ilmiah Soal Larangan Pakai Baju Hijau di Pantai Selatan

Untuk membaca artikel terkait berita viral, kunjungi laman ini.