Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Route 66 di Amerika yang Ikonik Akan Diperbaiki, Janjikan Perjalanan yang Lebih Epik

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menghubungkan Chicago ke Los Angeles, Route 66 yang ikonik membentang sepanjang 3.940 kilometer.

Route 66 memiliki jalanan dengan pemandangan yang begitu indah, menyediakan banyak sekali cara untuk menjelajahi Amerika Serikat.

Salah satu bangunan motel legendaris yang ada di Route 66, Amerika Serikat. Menghubungkan Chicago ke Los Angeles, Route 66 membentang sepanjang 3.940 kilometer.(Flickr/Jerry Huddleston)

Melansir Kompas.com, letak jalan Route 66 membentang dari kota Chicago di Illinois, melewati Missouri, Kansas, Oklahoma, Texas, New Mexico, Arizona, California serta berakhir di Pantai Santa Monica, Los Angeles dalam tiga zona waktu berbeda.

Route 66 terkenal karena sejarahnya, khususnya bagi warga Amerika Serikat.

Diresmikan tahun 1926, jalan ini dirancang untuk menjadi jalan raya lintas benua pertama kala itu.

Baca juga: Ada Jalan Amerika di Morotai, Dibangun Tentara Sekutu saat PD II

Keluarga di AS yang terpaksa meninggalkan rumah mereka selama masa Great Depression (1929-1939) dan Dust Bowl (1930-wn), bermigrasi ke arah barat menyusuri jalan Route 66 untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Jalan yang melambangkan jalan menuju masa-masa yang lebih mudah ini adalah satu-satunya jalan raya AS yang ditata secara diagonal.

Route 66 semakin populer di tahun 1950-an, ketika wisatawan melintasinya untuk melihat pos perdagangan, motels, dan peternakan reptil.

Tetapi, Undang-Undang Jalan Raya Federal 1956 dari Dwight Eisenhower mengubah segalanya.

Adanya sistem antar negara bagian empat jalur yang lebih besar, lebih baru, dan lebih cepat tanpa melewati Route 66 menjadi awal keredupannya.

Bisnis tutup, kota-kota menderita kehilangan pariwisata, dan sebagian rute ditinggalkan sama sekali.

Pada tahun 1985, Route 66 dinonaktifkan dan secara resmi tidak digunakan lagi.

Tersisa motel-motel kuno, restoran-restoran kuno, pom bensin yang telah dipugar, dan kota-kota yang tampak membeku dalam waktu.

Dalam satu dekade terakhir, organisasi nirlaba dan US National Park Service telah memobilisasi upaya dan memberikan hibah untuk melindungi dan melestarikan apa yang tersisa.

Bahkan di peta masa kini jalan ini tidak dapat ditemukan lagi.

Para pengendara pun juga tidak dapat melewati sepanjang jalannya.

Baca juga: Kisah Menyeramkan Danau Lanier di Georgia, Perairan Berbahaya di Amerika yang Memakan Ratusan Nyawa

(TribunTravel.com/mym)

Untuk membaca artikel terkait berita viral, kunjungi laman ini.