Beni melanjutkan, untuk diketahui habitat dari lumba-lumba jenis ini memang di perairan selatan Bali.
Di wilayah Lovina, Buleleng juga ditemukan.
Kemudian, untuk kelanjutannya lumba-lumba ini bakal dikubur di sekitaran lokasi ditemukan.
Disinggung mengenai belas luka yang ditemukan, Beni menyebutkan luka yang ditemukan tersebut terindikasi karena serangan predator seperti hiu atau hewan lainnya.
"Setelah nekropsi, akan langsung dikubur. Kuburannya juga sudah disiapkan di sekitar lokasi ditemukan terdampar," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Lumba-lumba 2 Meter Terdampar dan Mati di Jembrana, Terdapat Sejumlah Luka di Tubuhnya
Baca juga: Arie Kriting Ajak Istri Liburan ke Pulau Ular, Indah Permatasari: Mau Nangis Bisa Lihat Lumba-lumba
Baca tanpa iklan