Menanggapi insiden tersebut, KAI Commuter selaku operator memberikan penjelasan.
Melansir Kompas.com, External Relations & Corporate Image Care Manager KAI Commuter Leza Arlan mengonfirmasi adanya kejadian tersebut.
Kejadian itu, kata Leza, terjadi di peron jalur 2 Stasiun Sudirman, Jakarta pada Rabu (12/4/2023).
Awalnya, petugas keamanan dalam Stasiun Sudirman menerima laporan dari pengguna KRL bahwa di peron 2 terjadi keributan antara petugas keamanan dengan penumpang.
"Dapat disampaikan bahwa terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna, yakni merokok di area yang dilarang di stasiun," ujarnya, dikutip Kompas.com.
Baca juga: Viral Penumpang KRL Jatuh dan Masuk ke Celah Peron, Begini Kronologinya
Leza melanjutkan, petugasnya secara persuasif menegur pengguna tersebut agar tidak merokok di tempat yang dilarang karena dapat mengganggu kenyamanan pengguna lain di stasiun.
Namun, pengguna tidak mengindahkan teguran tersebut sehingga terjadi keriuhan.
"Dengan bantuan petugas keamanan stasiun lainnya pengguna yang melakukan pelanggaran dikeluarkan dari area Stasiun Sudirman," terang Leza.
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tertib dan selalu mengikuti aturan yang berlaku baik di Commuterline atau pun di stasiun.
Penumpang juga dapat langsung menghubungi layanan 24 jam contact center 021-121 untuk dikoordinasikan dengan petugas di lapangan apabila melihat kejadian yang melanggar.
Aksi ribut-ribut penumpang KRL juga terjadi pada akhir Maret 2023 lalu.
Videonya juga sempat viral di medsos, di mana terlihat sesama penumpang KRL cekcok viral di media sosial.
Menurut unggahan, cekcok antar penumpang KRL disebabkan karena bersenggolan di dalam kereta.
Saat insiden terjadi, kereta dalam keadaan penuh sesak.
Baca juga: Tanggapan PT KCI Soal Video Viral Jari Penumpang Terjepit di Jendela KRL
Petugas KRL pun langsung turun tangan untuk mengatasi masalah tersebut.
Baca tanpa iklan