Sementara yang lain mengklaim tidak pernah mencicipi makanan yang lebih enak seumur hidup mereka.
Sejak Taste Atlas menerbitkan peringkat hidangan terburuk di dunia, peringkat salad indigirka telah meningkat di panduan online.
Salad Indigirka diyakini telah ditemukan pada pertengahan abad ke-20 oleh chef Innokenty Tarbakhov.
Makanan ini dinamai menurut Sungai Indigirka, salah satu sungai utama di Yakutian.
Sejarah Salad
Salad sendiri ternyata sudah dikonsumsi sejak berabad-abad yang lalu.
Kata salad berasal dari bahasa Latin, sal, yang berarti garam.
Kemudian digabungkan menjadi kata salata yang berarti sayuran asin.
Dilansir dari Chicago Tribune, salad sudah ada sejak zaman Romawi kuno di mana saat itu masyarakat terbiasa mencelupkan selada ke dalam garam.
Saat itu, selada merupakan sayuran sekaligus makanan pokok orang Mesir, Romawi, dan Yunani kuno.
Kebiasaan mencelupkan selada ke dalam garam berubah menjadi mengasinkan sayuran dengan vinaigrettes.
Vinaigrettes dibuat dari kombinasi minyak zaitun, cuka, dan garam.
Pada akhir abad ke-14, seorang juru masak Raja Richard II membuat isian salad dari berbagai sayuran seperti daun mint, peterseli, hingga selada air.
Saat itu, salad juga ditambahkan dengan bawang putih, bawang bombai, dan daun bawang yang disiram dengan vinaigrettes.
Salad semakin populer dan dikenal hingga ke Amerika.
Baca tanpa iklan