Ia bicara kepada salah satu warga untuk tidak memegang pacarnya.
“You touch my girlfriend,” ujar pria bule sembari marah hingga berteriak beberapa kali.
Bule tersebut bahkan beranjak dari motornya menghampiri seorang warga yang menuduhnya telah menyentuh pacarnya.
Sontak warga lain sigap menghalangi dan mencoba menenangkan WNA marah tersebut.
Baca juga: Kawasan Wisata Gunung Bromo Akan Ditutup Sementara saat Hari Raya Nyepi
Disebut miskomunikasi
Peristiwa tersebut dibenarkan Bendesa Desa Adat Pecatu, Made Sumerta.
Made Sumerta mengatakan peristiwa WNA marah itu terjadi di Jalan Labuan Sait, Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali pada Minggu sore.
Ia membeberkan fakta bahwa saat itu ketengangan terjadi karena adanya miskomunikasi.
"Iya Itu kemarin, pas kita habis prosesi dan mau balik ada kejadian miskomunikasi karena distop, akhirnya itu terjadi dan sudah selesai tidak ada persoalan (yang serius)," ujar Made Sumerta.
Disebutkan pasangan WNA tersebut merupakan WNA asal Rusia.
Baca juga: GWK Cultural Park Bali Gelar Festival Ogoh-ogoh Sambut Hari Raya Nyepi, Ada Pameran hingga Atraksi
Baca juga: Hari Raya Nyepi, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Akan Tutup 24 Jam
Pria WNA marah karena diminta menurunkan kecepatan laju kendaraan saat iring-iringan upacara Melasti.
"Bukan tidak dikasih lewat, hanya terjadi miskomunikasi, dia mau ikut bersama-sama sehingga dia bisa melewati daripada marka jalan. Katanya mereka dari Rusia dan suami istri," jelasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Viral Bule Ribut dengan Pecalang Pengamanan Melasti di Bali, Karena Persoalan Wanita?
Baca tanpa iklan