TRIBUNTRAVEL.COM - Gempa Turki yang terjadi pada Senin (6/2/2023) merusak dan menghancurkan beberapa fasilitas publik termasuk Bandara Hatay.
Bandara Hatay mengalami kerusakan pada sejumlah landasan pacunya, namun kini sudah bisa digunakan kembali untuk penerbangan komersial.
Diketahui para insinyur telah bekerja sepanjang waktu di Bandara Hatay (HTY) untuk memperbaiki landasan pacu yang rusak akibat Gempa Turki.
Setelah pekerjaan ekstensif, bandara dibuka kembali untuk penerbangan komersial dan kemanusiaan pada Minggu (12/2) malam, dilansir dari Simple Flying, Selasa (14/2/2023).
Baca juga: Turkish Airlines Angkut 26 Ribu Warga Turki Keluar dari Zona Gempa, Siapkan 150 Penerbangan
Wakil presiden senior Turkish Airlines untuk hubungan media, Yahya Ustun, mengumumkan pembukaan kembali Bandara Hatay pada Senin (13/2/2023) malam.
Bandara Hatay terletak 25 kilometer dari kota Antakya di Turki selatan, dekat dengan beberapa daerah yang paling parah terkena dampak gempa.
LIHAT JUGA:
Sejauh ini, Turkish Airlines dan maskapai bertarif rendah Pegasus Airlines telah melanjutkan layanan komersial antara Bandara Hatay dan hub masing-masing di Bandara Istanbul (IST) dan Bandara Internasional Sabiha Gökçen (SAW).
Turkish Airlines Jadi Maskapai Pertama yang Terbang
Penerbangan komersial pertama yang berangkat dari Bandara Hatay setelah perbaikan landasan pacu adalah penerbangan Turkish Airlines TK6946, menuju Bandara Istanbul, yang berangkat pada pukul 00.38 pada Senin (13/2) pagi.
Penerbangan dengan 91 penumpang, dioperasikan oleh salah satu Boeing 737-800 milik maskapai , terdaftar sebagai TC-JVJ.
Baca juga: Peduli Gempa Turki, Turkish Airlines Evakuasi Lebih dari 125 Ribu Korban
Turkish Airlines telah memberi tahu penumpang bahwa untuk penerbangan yang berangkat antara 13 dan 19 Februari, pemesanan di muka harus dilakukan, untuk membantu maskapai merencanakan jadwal penerbangannya.
Penumpang tanpa reservasi hanya akan diterima untuk perjalanan jika ruang tersedia.
Maskapai nasional negara itu telah mengevakuasi 165.073 orang dari daerah yang dilanda gempa dengan 1.002 penerbangan, dengan rencana untuk ratusan penerbangan lagi dalam beberapa hari mendatang.
Emirates dan Lufthansa termasuk maskapai penerbangan internasional yang juga menawarkan dukungan mereka .
Baca tanpa iklan