Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Mengapa Hari Valentine Identik dengan Cokelat? Intip Fakta Unik di Baliknya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasangan yang merayakan Valentine dengan memberikan sekotak cokelat.

TRIBUNTRAVEL.COM - Berbicara tentang Valentine pasti tak jauh-jauh dengan namanya cokelat.

Ya, cokelat sering dihubungkan dengan Hari Valentine.

Baca juga: Fakta Unik Cokelat Valentine di Jepang, Tak Harus Diberikan Pada Pasangan

Baca juga: Solo Safari Luncurkan Paket Spesial Valentine, Berlaku 14-15 Februari 2023

Lalu yang menjadi pertanyaannya kini mengapa Hari Valentine selalu identik dengan cokelat?

Cokelat identik dengan Hari Valentine dan telah muncul sejak berabad-abad lalu.

Baca juga: 4 Tempat Wisata Hits di Lampung Buat Rayakan Valentine Bareng Pasangan, Cek Juga Hotel Terdekat

Cokelat Valentine yang unik (Luiz Paulo R Santos /Unsplash)

Baca juga: Rayakan Valentine Murah Meriah di Ancol, Beli Tiket Segar Malam Cuma Rp 15 Ribu

Orang pertama yang menghubungkan cinta dan cokelat adalah bangsa Maya.

Bangsa Maya mulai menyeduh minuman yang terbuat dari biji kakao sekitar 500 SM, berabad-abad sebelum Pesta St. Valentine yang pertama.

Cokelat panas awal ini adalah bagian penting dari ritual pernikahan suku Maya.

Kedua mempelai akan bertukar teguk cokelat panas selama upacara, dikutip dari Hadleigh Maid.

Suku Aztec memiliki pandangan yang kurang sehat tentang bahan tersebut.

Menurut legenda, kaisar Montezuma II memakan biji kakao dalam jumlah besar untuk mengobarkan hubungan romantisnya.

Cokelat memang mengandung sejumlah kecil tryptophan dan phenylethylamine, dua bahan kimia yang terkait dengan perasaan cinta dan hasrat.

Namun, para ilmuwan mengatakan tampaknya kedua zat tersebut tidak cukup untuk menjadikan cokelat sebagai afrodisiak yang kuat.

Perusahaan Memproduksi Cokelat di Hari Valentine

Terkait dengan efek cokelat ini, beberapa perusahaan lalu memproduksi cokelat manis untuk Hari Valentine.

Cadbury memulai debutnya dengan kotak cokelat berbentuk hati pertama pada tahun 1861, dan itu langsung sukses.

Halaman
123