Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Fakta Unik Kereta Api, Nama-namanya Diambil dari Sungai di Berbagai Daerah Indonesia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Panorama Sungai Progo, salah satu sungai di Jogja yang diadopsi jadi nama rangkaian kereta api Indonesia.

KA Kaligung ini beroperasi melyani perjalanan pulang pergi untuk relasi Stasiun Semarang Poncol - Stasiun Cirebon Prujakan dengan jarak sejauh 148 km.

Adapun terkait namanya, KA Kaligung diambil dari nama Sungai Kali Gung di Tegal.

Sungai ini memiliki panjang 48 km dan bermuara langsung di Laut Jawa.

6. KA Serayu

Potret Bendung Gerak Sungai Serayu di Banyumas. (TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati)

Sungai Serayu terletak di Jawa Tengah dengan panjang 181 km dan melintasi 5 kabupaten dan bermuara di Samudra Hindia.

Sungai ini memiliki debit air yang cukup besar, sehingga dimanfaatkan sebagai PLTA berkapasitas 184,5 MW.

Karena kemasyhurannya, nama sungai ini disematkan sebagai nama KA subsidi jarak jauh relasi Stasiun Pasar Senen-Purwokerto (PP).

Jarak yang ditempun KA Serayu membentang sepanjang 745 km dengan tarif perjalanan Rp 67 ribu.

Baca juga: Jadwal Kereta Api Panoramic, Beroperasi Lagi dengan Fasilitas Baru & Lebih Nyaman

7. KA Logawa

Sungai Logawa merupakan anak Sungai Serayu yang memiliki panjang 25 km.

Sungai ini berasal dari dua pertemuan air terjun, yaitu Gomblang Wetan dan Gomblang Kulon yang ada di Banyumas

Nama Sungai Logawa diambil untuk menamai KA jarak jauh komersial kelas campuran

Adapun perjalanannya, KA Logawa melayani relasi Stasiun Purwokerto-Jember (PP), yang diluncurkan pada 21 April 1999 dengan jarak tempuh 672 km.

8. KA Progo

Panorama Sungai Progo dari Jembatan Ngapak. (TRIBUN JOGJA/ Gilang Satmaka)

KA Progo merupakan nama untuk perjalanan kereta api dengan relasi Stasiun Lempuyangan - Pasar Senen (PP).

Halaman
1234