Dikenal juga dengan nama Vogowonto, sungai ini melewati beberapa kota di antaranya ada Wonosobo, Magelang dan Purworejo.
Untuk panjangnya, Sungai Bogowonto mencapai dari Wonosobo hingga bermuara ke Samudera Hindia, Sungai Bogowonto mengalir sepanjang 67 km.
Baca juga: Cara Melaporkan Barang yang Tertinggal di Kereta Api dan Stasiun, KAI Beri Sejumlah Tips
3. KA Brantas
Sungai Brantas adalah sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa, setelah sungai Bengawan Solo.
Memiliki panjang 320 km, Sungai Brantas memiliki peran penting bagi Provinsi Jawa Timur karena menjadi lumbung pangan nasional.
Sungai Brantas dijadikan nama untuk kereta api komersial kelas campuran (eksekutif dan ekonomi)yang mulai beroperasi pada 1 Oktober 1998.
Adapun relasi KA Brantas ini melayani perjalanan Stasiun Blitar - Stasiun Pasar Senen (PP) via Semarang Tawang dengan jarak tempuh 804 km.
4. KA Gajahwong
Nama KA Gajahwong diambil dari sungai dengan nama sama yang membelah beberapa wilayah di Jogja.
Bagian hulunya berada di Kabupaten Sleman dengan hilirnya di Kabupaten Bantul.
Nama Gajahwong dikenal karena dahulu sungai ini dipercaya sebagai tempat memandikan gajah-gajah milik Kerajaan Mataram Islam.
Atas sejarah tersebut Sungai Gajahwong kemudian diabadikan menjadi nama kereta antarkota komersial kelas campuran.
Untuk relasinya, KA Gajahwong melayani perjalanan Stasiun Lempuyangan- Pasar Senen (PP), dengan jarak tempuh 513 km.
Baca juga: Stasiun Tanah Abang Akan Direvitalisasi, Ada Tambahan Dua Jalur Kereta Api?
5. KA Kaligung
Sama dengan sebelumnya, KA Kaligung melayani perjalanan lokal komersial untuk kelas campuran.
Baca tanpa iklan