Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Viral Detik-detik Pesawat Nyaris Tenggelam di Laut, Seluruh Penumpang Menjerit Ketakutan

Penulis: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penumpang di pesawat. Seorang penumpang berbagi cerita saat naik pesawat Qatar Airways pada 10 Januari, di mana pesawat yang dinaiki terjatuh dan hampir tenggelam di laut.

TRIBUNTRAVEL.COM - Belum lama ini seorang penumpang pesawat berbagai cerita mengerikan yang pernah ia alami saat terbang.

Penumpang dalam penerbangan Qatar Airways menggambarkan momen mengerikan ketika pesawat yang ia naiki nyaris terjun masuk ke dalam air.

Qatar Airways (Flickr/ Oliver Holzbauer)

Insiden tersebut terjadi pada 10 Januari 2023 sekira pukul 02.00 pagi, di mana pesawat yang baru saja lepas landas tiba-tiba jatuh.

Maskapai Qatar Airways saat itu dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional Hamad di Doha menuju Kopenhagen, Denmark.

Baca juga: Pramugari Ungkap Bekal Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Penumpang Selama Penerbangan

Beberapa detik setelah pesawat lepas landas, tiba-tiba langsung terjun dan hampir tenggelam di Teluk Persia.

Maskapia Qatar Airways dengan penerbangan Boeing 787-8 telah naik di ketinggian 1.800 kaki atau sekira 550 meter sebelum turun 1.000 kaki atau sekira 300 meter.

Alasan pesawat tiba-tiba jatuh di ketinggian ribuan kaki tersebut tidak diketahui, menurut laporan The Aviation Herald.

Qatar Airways mengatakan kepada news.com.au bahwa pihaknya telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.

Menurut pantauan dari Flightradar24.com, pesawat itu berada dalam jarak 850 kaki (259m) dari air – atau 17 detik.

Lucas Anderson, seorang pengawas lalu lintas udara veteran yang menjadi penumpang dalam penerbangan Qatar Airways pada saat itu, mengatakan satu orang muntah karena jatuh tiba-tiba.

Baca juga: Usai Gempa Dahsyat, Maskapai UEA Terus Layani Penerbangan ke Turki

Dan penumpang lain di dalam kabin pesawat berteriak menjerit ketakutan.

"Setelah sekitar 70 detik dalam penerbangan dan entah dari mana terdengar suara keras saat pesawat bergerak dari nada tinggi ke nada sangat rendah," katanya kepada Daily Mail.

Penerbangan Qatar Airways saat sedang menuju ke Kopenhagen ketika insiden itu terjadi tak lama setelah lepas landas. (Tangkap layar dari Flightradar24.com)

Pria berusia 43 tahun itu bepergian bersama istri dan dua anak laki-laki berusia 11 dan sembilan tahun, serta keluarga saudara perempuannya.

Dia mengatakan putra bungsunya ketakutan, seperti dia, namun dia berusaha tetap tenang demi anaknya.

“Tapi itu benar-benar terlintas di pikirank. Ini dia, kita akan turun. Berada di industri penerbangan, saya tahu betapa kritisnya fase keberangkatan dan turun dengan kecepatan setinggi itu di ketinggian itu bukanlah hal yang baik. Itu sangat menakutkan. Rasanya seperti pesawat terlempar ke tanah,” katanya.

Baca juga: Super Air Jet Akan Buka Rute Penerbangan ke Balikpapan dari Batam, Bandung, dan Manado

Halaman
12