Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Stasiun Tanah Abang Akan Direvitalisasi, Ada Tambahan Dua Jalur Kereta Api?

Editor: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai melakukan uji coba penataan Stasiun Tanah Abang menjadi kawasan berorientasi transit, Selasa (2/6/2020). Stasiun yang berada di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta ini akan direvitaslisasi, dengan tambahan sejumlah fasilitas termasuk dua jalur kereta api.

Sedangkan, Pemprov DKI melakukan penataan kawasan di sekitar Stasiun Tanah Abang.

Saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap, Stasiun Tanah Abang ini bisa jadi ikon Jakarta yang terbaru.

"Nanti ada ikon baru dan selain bangunan itu, saya minta (Pemprov) DKI untuk memperbaiki lingkungan sekitar sehingga kita tidak menjumpai lagi turun Tanah Abang langsung jalan, tapi nanti ada taman," kata dia.

Budi Karya menyebut, revitalisasi Stasiun Tanah Abang ini dilakukan gunakan memfasilitasi masyarakat pengguna transportasi umum.

Pasalnya, volume pergerakan penumpang di Stasiun Tanah Abang cukup besar mencapai 48.000 penumpang yang keluar dan masuk area stasiun per hari.

Baca juga: Heru Budi Janji Bereskan Sederet Masalah JIS Warisan Anies Pasca-Terungkap saat Konser Dewa 19

Tak hanya itu, tercatat ada 150.000 orang yang melakukan transit di Stasiun Tanah Abang.

"Tanah Abang itu memang traffic-nya terbagi dua ya, satu mereka yang akan ke (pasar) Tanah Abang dan yang lain mereka yang berkantor di sekitar istana," tuturnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Mulai Direvitalisasi, Stasiun Tanah Abang Bakal jadi Ikon Baru Jakarta

Baca juga: Menelusuri Jejak Stasiun Kereta Api Non Aktif Madura, Ada yang Lokasinya di Puncak Bukit

Baca juga: Jadwal Kereta Api dari Jakarta ke Bandung via Stasiun Gambir, Harga Tiketnya Mulai Rp 150 Ribu