Penutupan lainnya adalah Bandara Internasional Gaziantep Oguzeli (GZT).
GZT mengalami kerusakan ringan, tanpa kerusakan di landasan pacu.
Meskipun demikian, otoritas lokal telah menutup bandara untuk semua layanan penerbangan sipil.
Hanya pesawat yang membawa perbekalan bantuan dan yang melakukan operasi evakuasi medis yang dapat beroperasi di lapangan udara.
Bandara tersebut pun tetap dalam kondisi waspada karena pusat gempa berada sekitar 30 mil jauhnya.
Baca juga: Gempa Bumi 7,8 Skala Richter Melanda Turki dan Suriah, 360 Orang Tewas
Tindakan pengamanan
Penutupan bandara dilakukan sebagai tindakan keamanan untuk traveler.
Pihak berwenang setempat telah membuat keputusan ini berdasarkan kerusakan bandara dan potensi kerusakan tambahan yang masih dapat terjadi.
Gempa bumi yang pertama sudah menimbulkan begitu banyak kerusakan.
Ditambah lagi dengan gempa susulan.
Baca juga: Gempa Bumi Turki & Suriah Ternyata Telah Diprediksi Peneliti Belanda, tapi Tak Banyak yang Percaya
Menurut The National News, efek gempa telah dirasakan hingga Greenland, dengan Survei Geologi Denmark dan Greenland menyatakan bahwa gempa tercatat di seismograf di sana.
Ukuran, skala, dan tingginya jumlah gempa susulan yang kuat telah berkontribusi pada keputusan untuk menutup beberapa bandara karena khawatir akan terjadi lebih banyak kerusakan.
Lebih banyak laporan tentang kerusakan diperkirakan akan muncul dalam beberapa jam dan hari mendatang.
Baca tanpa iklan