Ditjen Imigrasi dan BPS (diolah kembali oleh Pusat Data dan Sistem Informasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), jumlah wisman ke Jogja melalui Bandara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA) periode 2022 menurut kebangsaan adalah 6.967, terdiri dari ASEAN: 5.424; Asia (diluar ASEAN): 225; Timur Tengah: 8; Eropa: 927; Amerika: 311, Oseania: 63 dan Afrika: 9.
Sebagai salah satu destinasi menarik dan istimewa, Jogja masuk tiga besar kota bahagia di Pulau Jawa.
Berdasar hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) 2021, Indeks Kebahagiaan masyarakat Provinsi D.I Yogyakarta 71,70 poin, setelah Jawa timur dan Jawa Tengah yang diukur menurut dimensi kepuasan hidup (life satisfaction), dimensi perasaan (affect) dan dimensi makna hidup (eudaimonia).
Jogja menawarkan beragam tujuan wisata lengkap antara lain pendidikan, sejarah, kuliner, agama, budaya, desa wisata, alam, bahari, UMKM dan lainnya.
Tak hanya itu, rute internasional Batik Air dari Jogja juga menjadi upaya memperlancar dan mempermudah mobilitas masyarakat, wisatawan dan pebisnis dari Indonesia.
Berkontribusi terhadap kelancaran pergerakan logistik, kargo dan perdagangan kawasan Asia (terutama ekspor produk UMKM, hasil pertanian, perkebunan, perikanan serta lainnya).
Memperkuat berbagai rencana strategis pemerintah yang berkelanjutan di masing-masing negara sejalan proses percepatan pemulihan ekonomi global.
Serta meningkatkan hubungan bilateral antarnegara (Indonesia – Singapura – Malaysia).
Baca juga: Batik Air Resmi Layani Rute Bali-Sydney PP & Bali-Melbourne PP, Terbang Perdana 5 Januari
Konektivitas dalam hitungan jam yang saling terhubung
Bagi wisatawan dan pebisnis dari mancanegara melalui Jogja, tersedia tujuan favorit yang terkoneksi penerbangan lanjutan Surabaya, Bandung, Bali, Lombok, Pontianak, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Pekanbaru serta destinasi lainnya.
Jogja – Kuala Lumpur, tersedia pilihan penerbangan terhubung ke Asia Tenggara: Malaysia, terdiri dari Kuala Lumpur (KUL), Langkawi (LGK), Penang (PEN), Kota Kinabalu (BKI), Melaka (MKZ), Kuching (KCH), Labuan (LBU), Johor Bahru (JHB), Sandakan (SDK); Singapura (SIN); Phom Penh, Kamboja (PNH); Yangon, Myanmar (RGN); Hanoi (HAN), Ho Chi Minh City (SGN) dan Da Nang (DAD), Vietnam; Bangkok Don Mueang (DMK) dan Phuket (HKT), Thailand.
Asia Selatan: Mumbai (BOM); Cochin atau Kochi (COK); Bangaluru (BLR); Delhi (DEL); Hyderabad (HYD), Amritsar (ATQ), Tiruchirappalli (TRZ) di India; Lahore (LHR), Pakistan; Dhaka (DAC), Bangladesh; Kathmandu (KTM), Nepal. Asia Timur: Taipei–Taoyuan (TPE), Taiwan; Tokyo Narita (NRT), Tokyo Sapporo (CTS), Tokyo Osaka (KIX), Jepang; Hong Kong (HKG). Australia: Brisbane (BNE), Melbourne (MEL), Perth (PER), Sydney (SYD) dan kota tujuan yang lain.
Danang menyebutkan bahwa dalam rute ini, Batik Air mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi) registrasi PK-LZV.
Kenyamanan terbang, armada ini merupakan generasi modern dan baru yang dikirim dari pabrikan pesawat.
Setiap tamu mendapatkan makanan dan minuman (inflight meals); gratis bagasi 20 kg untuk kelas ekonomi dan 30 kg kelas bisnis; dilengkapi hiburan gratis inflight entertainment on demand serta hiburan yang dapat diakses dari perangkat handphone dan tablet didukung oleh Tripper.
Hiburan gratis tersedia beragam film seperti Indonesia, Hollywood, sampai Korea.
Para tamu dapat bermain games, membaca majalah digital dan masih banyak lagi.
Baca juga: Batik Air Buka Rute Baru Tanpa Transit Jogja-Kuala Lumpur PP, Terbang Perdana 31 Januari 2023
(TribunTravel.com/Rtn)
Baca juga selengkapnya seputar Lion Air di sini.
Baca tanpa iklan