Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kronologi 9 Pendaki Diblacklist dari Gunung Gede Pangrango, Sembarangan Mendaki Tanpa Izin

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sebanyak 9 pendaki di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango diblacklist dua tahun.

Diketahui dua orang perempuan dari rombongan tersebut sempat mengalami gejala hipotermia, sementara satu orang lainnya juga keseleo.

Baca juga: Niat Mencari Pencerahan Spiritual di Hutan, Pendaki Asal Washington Hilang

Alasan inilah yang kemudian memperlambat perjalanan turun mereka hingga adanya laporan hilang dari orang tua.

Setelah ditemukan, 9 pendaki lantas mendapat pembinaan langsung oleh beberapa pihak terkait.

Di antaranya ada Sapto Aji Prabowo, Kepala Balai Besar TNGGP dan Diah Qurani, Kepala Bidang PTN Wilayah I Cianjur.

"Merekapun dikenakan sanksi “black list” selama dua tahun, tidak diizinkan naik ke Gunung Gede dan Pangrango. Jadi, perbuatan mereka bukan untuk ditiru ya," tulis akun @bbtn_gn_gedepangrango.

Baca juga: 6 Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Gegara Cuaca Buruk, Bagaimana dengan Tempat Wisata Alamnya?

Pihak TNGGP juga menegaskan kalau sekarang pendakian masih ditutup.

"Sebagai informasi, pendakian ke Gunung Gede dan Gunung Pangrango saat ini masih ditutup. Beberapa pertimbangan belum dibuka karena masih memantau kejadian paska gempa dengan studi geohazard yang baru selesai, serta langkah-langkah mitigasi sedang disiapkan," jelas akun @bbtn_gn_gedepangrango.

"Selain itu kondisi cuaca juga masih belum bersahabat. Pada saat pendakian ditutup, secara tidak langsung juga memberikan kesempatan alam dan hidupan liar untuk 'bernafas' bebas tanpa gangguan manusia," tambah @bbtn_gn_gedepangrango.

Baca juga: Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Hadirkan Layanan Virtual Tour

Namun, jika nanti telah dibuka kembali pihak TNGGP mengimbau kepada seluruh pendaki agar selalu melakukan pendaftaran sebelum melakukan pendakian.

Pendaftarannya tersebut bisa dilakukan secara onlie dengan membayar biaya tiket yang sudah termasuk biaya asuransi.

Tiket resmi dari TNGGP ini sangat penting sebagai jaminan keselamatan bagi para pendaki.

Sebab jika pengunjung tidak memiliki tiket resmi dan asuransi, maka pihak TNGGP tidak akan bertanggung jawab ketika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi menimpa para pendaki.

Baca juga: 7 Fakta Gunung Gede Bogor, Pendaki Pertama Berasal dari Jerman hingga Banyak Pedagang Makanan

(TribunTravel/Zed)

Baca selengkapnya soal berita viral di sini.