TRIBUNTRAVEL.COM - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) di Jawa Barat baru-baru ini blacklist sejumlah pendaki.
Sebagaimana diketahui, pendakian ke kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango hingga saat ini sebenarnya masih ditutup pasca adanya gempa bumi yang melanda beberapa wilayah di Cianjur, Jawa Barat.
Namun, ada sejumlah pendaki yang nekat tetap mendaki di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Kronologi pemblacklistan pendaki ini dibeberkan langsung oleh Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dalam unggahan terbaru Instagram resminya.
Baca juga: Aksi Nekat Pasutri yang Bawa Bayinya Mendaki Gunung Kinabalu Viral di Medsos
Melalui akun @bbtn_gn_gedepangrango, yang dikutip TribunTravel, Jumat (27/1/2023), pihak TNGGP mengatakan pihaknya mengetahui adanya 9 pendaki tersebut setelah mendapatkan laporan kehilangan dari orang tua pada Rabu (25/1/2023).
Disebutkan dalam laporan itu sang ibu memiliki seorang putri yang pergi mendaki ke Gunung Gede Pangrango bersama tiga rekan perempuannya sejak Senin (23/1/2022) pagi.
TONTON JUGA:
Namun, hari sudah berganti, putrinya yang harusnya sudah turun keesokan harinya justru tidak ada kabar sama sekali.
Mendapati laporan itu, Personil Resort Gunung Putri bersama TNI kemudian mengkonfirmasi terdapat kendaraan Suzuki Ertiga abu-abu yang diparkir pada salah satu basecamp di Gunung Putri.
Mengetahui hal ini pihak pengelola base camp akhirnya mengkonfirmasi bahwa pendaki yang hilang bukanlah 4 orang perempuan.
Melainkan totalnya terdiri dari 5 orang perempuan bersama 4 orang laki-laki yang sempat menitipkan kendaraan di sana.
Tak menunggu waktu lama, pihak TNGGP bersama Kansar Bandung lantas melakukan evakuasi menuju ke arah puncak Gunung Gede Pangrango.
Setelah ditelusuri selama beberapa waktu, 9 pendaki ilegal tersebut rupanya sudah turun dengan selamat.
Mereka rupanya telah turun mengambil jalur ke arah Cibodas dan dikabarkan dan sudah tiba di Resort Cibodas sejak sore hari.
Meski ditemukan dalam keadaan selamat, rupanya beberapa pendaki itu sempat mengalami kendala.
Baca tanpa iklan