Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Pekerja Bandara Tewas Tersedot ke Dalam Mesin Pesawat, Sudah Diperingatkan untuk Menjauh

Penulis: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi mesin pesawat. Seorang petugas bandara tewas setelah tersedot masuk ke dalam mesin pesawat Envoy Air pada Sabtu (31/12/2022).

Entah itu penumpang, petugas bandara, maupun karyawan lain, semuanya harus menunggu sampai dapat melihat dengan jelas masing-masing bilah kipas sebelum memasuki zona konsumsi.

Saat berita kecelakaan itu tersiar, American Airlines – perusahaan induk Envoy Air – mengeluarkan pernyataan, mengatakan kepada Insider bahwa 'hancur karena kecelakaan yang melibatkan anggota tim'.

"Pikiran dan doa kami bersama keluarga dan anggota tim lokal kami," katanya.

"Kami fokus untuk memastikan bahwa semua yang terlibat mendapat dukungan yang mereka butuhkan selama masa sulit ini."

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Bali Akan Tambah Kapasitas, Bisa Dipakai Buat Pendaratan Pesawat Super Jumbo

Baru Saja Lepas Landas, Mesin Pesawat Meledak & Tewaskan Semua Orang di Dalamnya

Sebelumnya, kecelakaan tunggal dan tragis pernah terjadi akibat mesin pesawat yang meledak dan menewaskan semua penumpang beserta kru kabin.

Kecelakaan itu dialami oleh Midwest Express penerbangan 105 yang jatuh tak lama setelah pesawat lepas landas.

Kecelakaan pesawat yang terjadi tahun 1985 ini sempat membuat seorang pilot bingung dan berteriak hingga mengucapkan kata sumpah serapah.

Dilansir dari Daily Star, Rabu (7/9/2022), kecelakaan terjadi setelah sebagian dari mesin kanan pesawat terlepas dan meledak hingga menewaskan semua orang yang berada di dalamnya.

Pesawat jatuh dan menewaskan semua orang di dalamnya serta seekor rusa yang ada di darat.

Diketahui, awalnya pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Mitchell, AS.

Penerbangan dari Madison, Wisconsin ke Atlanta, Georgia melalui Milwaukee dilakukan oleh dua kapten pilot yakni Danny Martin (31) dan Roger "Bill" Weiss (37).

Pada leg pertama perjalanan, Martin awalnya akan menjadi kapten, sebelum beralih dengan rekannya.

Tetapi pasangan itu tidak pernah berhasil melakukan penerbangan karena pesawat mengalami masalah tak lama setelah lepas landas.

Midwest Express Airlines memulai kehidupan sebagai layanan jet perusahaan internal untuk para eksekutif di perusahaan Kimberly-Clark sebelum menawarkan penerbangan komersial dari tahun 1984.

Halaman
123