FAA mengatakan kedua pesawat itu melintas dalam jarak sekira 300 meter satu sama lain.
Beruntungnya penerbangan Delta 1943 kembali ke gerbang dan memerintahkan 145 penumpang dan enam awaknya turun.
Setelah itu pesawat dijadwalkan ulang untuk terbang keesokan paginya.
Para pelanggan juga diberi kamar hotel untuk malam itu dan American Airlines pun akhirnya melakukan penerbangan 106 menuju London.
Baca juga: Momen Menegangkan Penumpang Pesawat Hampir Tersedot Keluar Gara-gara Pintu Terbuka
Aksi Heroik Pramugari Padamkan Kebakaran di Pesawat, Diduga Api Berasal dari Powerbank Meledak
Pesawat memiliki sejumlah aturan penting yang wajib dipenuhi penumpang termasuk tentang barang bawaan.
Bukan tanpa sebab, sejumlah barang bawaan bahkan masuk dalam daftar terlarang buat dibawa ketika naik pesawat terbang.
Demi keamanan dan keselamatan penumpang, barang-barang bawaan tersebut seharusnya tidak dibawa ke pesawat.
Dari sekian banyak barang bawaan, powerbank atau baterai dengan kriteria khusus memang dilarang pihak maskapai karena membahayakan selama di pesawat.
Powerbank dan baterai dapat meledak sewaktu-waktu dan membahayakan penumpang pesawat serta kru kabin yang bertugas.
Seperti halnya kejadian yang dialami sejumlah penumpang pesawat pada Selasa (10/1/2023) malam di Bandara Internasional Taiwan Taoyuan.
Baca juga: Viral Pesawat Mengalami Turbulensi Parah, 7 Penumpang Cedera dan Luka-luka
Sebuah insiden dalam pesawat itu terekam dalam video yang diunggah di Twitter.
Dari laporan yang ada, pesawat rencananya terbang ke Singapura.
Dilansir dari The Sun, belum sempat lepas landas, sebuah powerbank terbakar di pesawat.
Penumpang terlihat berebutan menjauh dari api saat pramugari datang untuk menyelamatkan.
Baca tanpa iklan