Tambahan Kuota
Yaqut Cholil mengungkapkan adanya tambahan kuota haji 2023 sekaligus menjadi angin segar bagi masyarakat Indonesia.
Hal itu mengingat antrean jamaah haji Indonesia yang terbilang cukup panjang.
Maka dengan adanya penambahan tersebut Yaqut Cholil berharap besar antrean tersebut dapat terpangkas.
"Semua tentu bergantung pada kebaikan hati Yang Mulia Raja Salman, Pangeran Muhammad Bin Salman, dan Bapak Menteri Haji," ujar Yaqut Cholil.
Baca juga: Viral Kelakuan Kocak Jemaah Haji Indonesia Asal Bugis, Dandan Adu Cantik di Pesawat
Menambahkan kabar gembira dari Kemenag, Tawfiq F Al Rabiah mengaku sangat senang bisa memberikan tambahan kuota untuk jamaah haji Indonesia.
Hal itu lantaran Indonesia sendiri merupakan satu di antara negara terpenting bagi Arab Saudi.
Maka dari itu pihaknya mengupayakan untuk mengedepankan kenyamanan dan keselamatan bagi para jamaah haji.
"Kenyamanan dan keselamatan ini prioritas. Namun saya katakan, Indonesia akan selalu mendapatkan prioritas dalam memperoleh kuota tambahan," jelas Tawfiq F Al Rabiah.
"(Mungkin) ada negara yang mengurangi jemaah hajinya sehingga kuota bisa diberikan ke Indonesia. Semua tentu sudah rindu berhaji (dalam kondisi normal)," sambung Tawfiq F Al Rabiah.
Baca juga: Layanan Haji Indonesia di Bandara Dapat Penghargaan dari Arab Saudi
Selain itu, saat ini sudah tidak ada lagi muassasah. Penyenggaraan haji dilakukan oleh syarikah atau perusahaan.
Total ada enam syarikah (perusahaan) yang ditunjuk dalam pelaksanaan layanan ibadah haji tahun ini.
Dengan adanya jumlah yang cukup banyak itu maka setiap negara berhak memilih syarikah dalam menyiapkan layanan, termasuk bagi Indonesia.
"Sehingga akan ada kesempatan untuk mendapatkan harga terbaik. Saya juga meminta agar perjanjian dibuat dengan detail, agar dapat memberikan layanan terbaik juga," jelas Tawfiq F Al Rabiah.
"Jika detail, ini akan menjadi pegangan ketika syarikah melanggar. Jika mereka melanggar, kami bisa memberikan sanksi," kata Tawfiq F Al Rabiah lagi.
Baca tanpa iklan