Maka tak heran, jika beberapa penumpang kerap mengeluh kedinginan saat naik pesawat.
Seorang pramugari pun membeberkan alasan di balik kabin pesawat yang bersuhu dingin.
Bukan tanpa sebab, pramugari tersebut mengakui jika suhu dingin di pesawat memang sengaja dibuat.
Dilansir dari The Sun, Pramugari Kristie Koerbel sebelumnya mengatakan kepada New York Times, "Inilah rahasia pramugari: Kami terkadang sengaja membuat pesawat tetap dingin."
"Bagi orang yang berjuang melawan mabuk udara, panas memperburuk keadaan. Kami tidak ingin ada yang menggunakan kantong muntah itu," imbuhnya.
Menurut para ahli, suhu rendah atau dingin di pesawat juga bisa mencegah penumpang pingsan.
Studi oleh ASTM International menemukan bahwa penumpang akan lebih mudah pingsan saat terbang karena kondisi medis yang disebut hipoksia.
Baca juga: Pramugari Ungkap Tempat Duduk Terbaik di Pesawat untuk Minimalisir Terjadinya Turbulensi
Pingsan terjadi ketika jaringan tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup, dan kondisi ini diperburuk oleh tekanan kabin yang tinggi dan suhu yang hangat.
Untuk menekan jumlah insiden, maskapai penerbangan memutuskan untuk membuat kabin mereka menjadi dingin setelah lepas landas.
Hipoksia bahkan dapat menyebabkan kecelakaan pesawat.
Sebagai contoh pada tahun 2005, penerbangan dari Siprus ke Yunani kehilangan tekanan kabin, yang menyebabkan awak pingsan dan akhirnya kecelakaan pesawat menewaskan semua orang di dalamnya.
(TribunTravel.com/KurniaHuda)
Baca artikel lainnya seputar pramugari di sini
Baca tanpa iklan