Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

KM Kelimutu yang Jemput Wisatawan Karimunjawa Rela Ubah Rute dan Jadwal, Tiba 4 Hari Lebih Cepat

Penulis: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KM Kelimutu milik PT Pelni menjemput ratusan wisatawan yang terjebak di Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (27/1/2022).

Jumlah wisatawan bertambah

Dilaporkan Kompas.com, jumlah wisatawan yang telah mendaftar untuk diangkut dari Karimunjawa menuju Semarang yaitu 356 orang.

Jumlah ini bertambah dibandingkan data sebelumnya.

Mereka yang berkunjung melalui biro jasa dan secara mandiri ini diketahui sudah mulai menginap sejak Kamis (22/12/2022).

"40 orang wisatawan manca dari Belanda, Jerman dan paling banyak Eropa," ucap Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara Trisno Santosa.

"Sisanya yang mendominasi wisatawan domestik," imbuhnya.

Baca juga: 7 Tempat Wisata di Karimunjawa Jepara, Serunya Berenang Bareng Hiu di Menjangan Besar

Sebagai informasi, KM Kelimutu merupakan kapal penumpang milik PT Pelni buatan galangan kapal Jos L. Meyer, Papenburg, Jerman.

Dengan tinggi 9,5 meter, panjang 99 meter, dan berat 1.450 ton, KM Kelimutu memiliki kapasitas mencapai 1.000 penumpang.

Ilustrasi kapal milik PT Pelni. Sesuai standar keselamatan internasional, seluruh kapal Pelni telah dilengkapi dengan sejumlah alat keselamatan. (Dok. Pelni)

Rute regular KM Kelimutu yaitu Surabaya - Sampit - Semarang - Kumai - Semarang - Karimunjawa (PP).

Sesuai standar keselamatan internasional, seluruh kapal Pelni telah dilengkapi dengan sejumlah alat keselamatan.

Khusus untuk KM Kelimutu memiliki delapan sekoci dengan total kapasitas 756 orang, 34 rakit penyelamat dengan total kapasitas 850 orang, serta 1.852 jaket penyelamat dewasa dan 106 jaket penyelamat anak-anak.

Opik menegaskan bahwa seluruh kapal Pelni telah menjalani perawatan berkala untuk memastikan kesiapan pelayanan angkutan Natal dan Tahun Baru 2023.

"Seluruh armada dalam kondisi prima dan tentu, keselamatan penumpang dan kru kapal merupakan prioritas pertama kami," ungkap Opik.

"Kami berharap cuaca segera mereda dan penugasan evakuasi ini dapat berjalan dengan lancar dan seluruh wisatawan dapat kembali dengan selamat ke rumah masing-masing," tutupnya.

Baca juga: Nekat Liburan ke Karimunjawa saat PPKM Darurat, 50 Wisatawan Diminta Pulang

Baca juga: Liburan ke Taman Nasional Karimunjawa, Cek Harga Tiket Masuk Terbaru September 2022