Namun, Anne tidak menjelaskan prosedur yang dimaksud.
"Apabila semua prosedur telah dilalui dan dinyatakan sesuai, maka surat sakit online tersebut baru dikeluarkan oleh dokter resmi dari manajemen PT Cepat Sehat Indonesia," ungkapnya.
Untuk mencegah polemik berkepanjangan, KAI Commuter meminta manajemen PT Cepat Sehat Indonesia segera mengganti konten iklan yang telah viral itu dengan konten yang baru.
Baca juga: Viral Video Penumpang KRL Diturunkan Petugas Gara-gara Ngobrol, Berikut Penjelasan KAI Commuter
"KAI Commuter akan memberikan waktu kepada manajemen PT Cepat Sehat Indonesia agar mengganti materi atau konten iklan yang saat ini terpasang dengan materi atau konten baru yang lebih edukatif," ucap Anne.
Anne berujar, KAI Commuter meminta maaf kepada pengguna KRL atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan setelah adanya iklan yang membuat heboh jagat maya itu.
"Semoga ke depannya KAI Commuter dan mitra yang bekerja sama untuk promosi di commuterline khususnya iklan yang tidak hanya kreatif, namun juga edukatif," ujar Anne.
Anne pun mengapresiasi pengguna KRL yang masih peduli terhadap pelayanan fasilitas kesehatan yang sesuai peraturan dan kode etik profesi.
"Bahwasanya kami melihat ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama pengguna commuterline. Sebagai transportasi publik, tentunya KAI Commuter akan memberikan pelayanan terbaik," tutur Anne.
Baca juga: Tanggapan PT KCI Soal Video Viral Jari Penumpang Terjepit di Jendela KRL
(TribunTravel.com/mym)
Untuk membaca artikel terkait berita viral, kunjungi laman ini.
Baca tanpa iklan