Selain itu, ada pula yang mengatakan proses cambuk membantu mempelai pria menjadi lebih kuat untuk malam pernikahannya.
Namun, ada situasi di mana tidak ada yang secara sukarela mengikuti ritual ini, terutama jika pasangan atau keluarganya memiliki reputasi buruk atau tidak dihormati oleh orang lain.
Pada dasarnya, semakin banyak orang yang ikut mencambuk mempelai pria, menandakan kehormatan besar bagi keluarga pengantin baru.
Baca juga: Fakta Unik Tradisi Piring Terbang dalam Resepsi Pernikahan di Solo, Dianggap Lebih Bergengsi
Tradisi Aneh Pelat Bibir di Afrika, Ternyata Jadi Simbol Kecantikan
Banyak tradisi unik dalam merubah bentuk tubuh yang telah dilakukan oleh orang Afrika selama berabad-abad.
Sejumlah tradisi modifikasi tubuh di Afrika memang telah dilupakan atau punah.
Namun, ada pula yang masih eksis dan berlaku sampai sekarang.
Memang banyak yang melihat modifikasi ini sebagai bentuk deformasi tubuh.
Kendati demikian, masyarakat yang mempraktikkannya justru melihat tradisi tersebut sebagai bagian dari kecantikan.
Satu di antara tradisi modifikasi tubuh yang paling terkenal ialah pelat bibir.
Melansir Pulse.ng, Sabtu (25/6/2022), pelat bibir adalah modifikasi tubuh yang umum dilakukan oleh banyak suku Afrika.
Umumnya, tradisi ini bisa dijumpai pada wanita di wilayah Eritrea, Ethiopia, dan Sudan.
Pelat dibuat dari tanah liat atau kayu berukuran sekira 5 cm dan ditempatkan di bibir bagian bawah.
Sekira tiga hingga empat gigi harus dicabut untuk memungkinkan pelat dapat terpasang dengan tepat.
Seorang gadis yang menginjak remaja akan mendapatkan pelat pertamanya.
Baca juga: Tradisi Unik Kate Middleton dan Pangeran William Bersama Anak-anaknya Sebelum Bepergian
Baca tanpa iklan