Diikuti oleh angkutan BBM sebesar 1,5 juta ton dan semen sebesar 1,3 juta ton.
Adapun di Sumatera, angkutan barangnya didominasi oleh komoditi batu bara sebanyak 40,7 juta ton diikuti semen sebanyak 1,8 juta ton.
Baca juga: KAI Hadirkan LRT Jabodebek dan KA Feeder Dukung Konektivitas Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Saat ini komposisi angkutan barang KAI memang lebih didominasi untuk angkutan di Pulau Sumatera dengan angkutan batu baranya.
Sebesar 85% dari total volume angkutan barang KAI terdapat di Sumatera yakni 44,7 juta ton.
KAI akan terus berinovasi agar dapat meningkatkan volume dan kinerja angkutan barang menggunakan kereta api.
Targetnya, volume sebesar 105 juta ton akan KAI angkut di tahun 2027.
Baca juga: Daftar Promo Tiket Kereta Api Kelas Eksekutif, Naik KA Argo Dwipangga Mulai Rp 75 Ribu
KAI akan menambah jumlah gerbong barang secara bertahap untuk mengakomodasi target peningkatan volume tersebut.
KAI juga terus mencari potensi komoditas dan relasi angkutan barang baru.
Inovasi lainnya yaitu KAI akan mengembangkan stasiun sebagai suatu ekosistem layanan untuk menyediakan jasa gudang transit berbasis rel.
Adapun di bidang teknologi informasi, KAI akan mengembangkan sistem aplikasi yang akan memudahkan KAI dan mitra untuk dapat memonitor data serta pergerakan barangnya secara realtime.
KAI pada prinsipnya siap berkontribusi maksimal dalam mendistribusikan logistik nasional dengan selamat, lancar dan efisien.
KAI juga mendukung program pemerintah yang akan memberlakukan Zero ODOL (over dimension over load) pada tahun 2023.
Kebijakan ini tentu akan berdampak positif terhadap keselamatan masyarakat khususnya pengguna jalan.
"Angkutan barang KAI hadir untuk dapat mendukung biaya logistik yang kompetitif dan mengurangi dampak eksternalitas seperti kemacetan, polusi, jalan-jalan yang rusak, serta meningkatkan daya saing global.” tutup Joni Martinus.
Baca juga: Jadwal Kereta Api dari Solo ke Pekalongan saat Libur Natal 2023
(TribunTravel.com/mym)
Untuk membaca artikel terkait kereta api, kunjungi laman ini.
Baca tanpa iklan