Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Penumpang Diturunkan dari Pesawat dan Dideportasi karena Bikin Keributan dalam Penerbangan

Penulis: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penumpang pesawat. Seorang penumpang diturunkan dari pesawat dan dideportasi karena bikin keributan dalam penerbangan menuju Thailand pada Sabtu (3/12/2022).

Untung saja tidak ada korban luka yang dilaporkan sehubungan dengan insiden ini.

Baca juga: Tips ala Pramugari Agar Tubuh Tetap Segar & Bebas Rasa Lelah Usai Penerbangan

Ilustrasi penumpang pesawat (Pixabay/OrnaW)

Kelakuan Buruk Seorang Pria di Pesawat, Goda Pramugari dan Berbuat Keributan

Seorang penumpang pria yang dikabarkan mabuk dikeluarkan dari pesawat oleh polisi.

Penumpang pesawat itu dikeluarkan dari penerbangan karena menghina awak kabin.

Dilansir dari Mirror, penumpang tersebut diduga mengatakan kepada pramugari untuk "bercinta" setelah dia menolak untuk menyajikan lebih banyak alkohol.

Seorang saksi mata mengatakan, pria yang tampak setengah baya itu mengganggu seluruh penerbangan Ryanair pada Senin dari Girona, Spanyol ke Bandara Bournemouth.

Rekaman menunjukkan pria itu dikawal keluar dari penerbangan di Bournemouth oleh polisi.

Penumpang itu menjelaskan: "Dia tampak agak mabuk.

"Dia terdengar berulang kali berkata 'f*** off', pada saat itu si pramugari langsung pergi ke bagian depan pesawat untuk memberitahu pilot."

"Pramugari itu kembali ke bagian belakang pesawat dan meminta paspor penumpang bermasalah itu. Tidak jelas apakah dia mematuhi instruksi ini."

"Setelah penumpang itu meninggalkan area tempat duduknya, dia terus mengatakan hal-hal seperti 'dia tidak bisa memberitahu saya apa yang harus dilakukan ... dia bukan ibu saya ... saya membayar pajak saya'."

Ilustrasi penumpang pesawat (Flickr/Travis Wise)

Pada satu titik dalam rekaman itu, pria itu disuruh tenang oleh seorang petugas.

Seorang anak kecil terdengar menangis dalam video yang kemudian menjadi viral.

Setelah beberapa percakapan yang tidak terdengar dengan si pemilik video, polisi kemudian meminta maaf kepada para penumpang dan membawa pria itu pergi.

Polisi Dorset mengatakan mereka menangkap seorang pria berusia 47 tahun dan dia akan muncul di Pengadilan Poole Magistrates pada 13 Oktober dengan tuduhan "berperilaku mengancam, kasar, menghina atau tidak tertib terhadap anggota awak pesawat".

Halaman
123