Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Penumpang Diturunkan dari Pesawat dan Dideportasi karena Bikin Keributan dalam Penerbangan

Penulis: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penumpang pesawat. Seorang penumpang diturunkan dari pesawat dan dideportasi karena bikin keributan dalam penerbangan menuju Thailand pada Sabtu (3/12/2022).

TRIBUNTRAVEL.COM - Masih ada saja penumpang pesawat yang berkelakuan buruk selama penerbangan.

Seperti baru-baru ini, kelakuan buruk penumpang pesawat mengakibatkan dirinya diturunkan dari penerbangan.

Penerbangan pesawat Turkish Airlines (Instagram/@turkishairlines)

Seorang penumpang yang diduga berperilaku tak pantas dengan penumpang lain dan pramugari akhirnya ditangkap.

Kejadian itu berlangsung dalam penerbangan Airbus A330 Turkish Airlines.

Baca juga: Imbauan Bagi Calon Penumpang Pesawat sebelum Naik KA Bandara, Pilih Jadwal 3 Jam sebelum Boarding

Turkish Airlines dijadwalkan terbang dari Bandara Istanbul Turki (IST) menuju Bandara Internasional Phuket (HKT) pada Sabtu (3/12/2022).

Namun sayang, penerbangan itu terpaksa dialihkan dan pesawat Turkish Airlines mendarat di Bandara Internasional Jinnah (KHI) Pakistan.

Pendaratan pesawat Turkish Airlines bukanlah hal darurat, melainkan untuk menurunkan penumpang dari penerbangannya.

Kapten penerbangan mengambil keputusan untuk mengalihkan pesawat Turkish Airlines ke bandara terdekat guna menurunkan penumpang itu.

Setelah turun dari pesawat, penumpang tersebut lalu ditangkap dan ditahan oleh penegak hukum setempat.

Tak lama kemudian, penerbangan Turkish Airlines dilanjutkan menuju Bandara Internasional Phuket di hari yang sama.

Baca juga: Thai AirAsia X Buka Penerbangan Australia-Thailand, Sebut Berkah Tersembunyi dari Pandemi

Proses Pengalihan Penerbangan

Melansir Simple Flying, penerbangan Turkish Airlines TK-172, yang diterbangkan dengan Airbus A330 terdaftar TC-JNL, dialihkan ke KHI sekira tiga jam setelah penerbangan di dekat perbatasan Iran-Pakistan.

Pihak berwenang telah menyatakan bahwa pengalihan penerbangan itu bukan keadaan darurat tetapi merupakan tindakan pencegahan yang diambil oleh kapten pesawat.

Saat mendarat, penumpang ditangkap dan dideportasi kembali ke Turki.

Halaman
123