Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Piala Dunia 2022

The Chedi Katara Hotel & Resort, Pilihan Akomodasi di Doha Buat Penonton Piala Dunia 2022

Penulis: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

The Chedi Katara Hotel & Resort merupakan pilihan akomodasi di Doha, Qatar, bagi penonton Piala Dunia 2022.

The Chedi Katara Hotel & Resort berlokasi di 834 Shakespeare Street, Zone: 66, Building No. 100, Katara Cultural Village, Doha, Qatar.

Jaraknya sekira 25 kilometer dari Bandara Internasional Hamad atau dapat ditempuh selama 30 menit berkendara.

Teknologi canggih di stadion Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 Qatar digadang-gadang sebagai gelaran termegah sepanjang sejarah.

Bahkan Qatar rela menggelontorkan dana mencapai lebih dari Rp 3 triliun untuk perhelatan Piala Dunia 2022.

Tak heran jika Qatar memiliki teknologi canggih yang diterapkan di stadion yang menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia 2022.

Baca juga: Raffi Ahmad Beberkan Harga Tiket Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar, Berapa Ya?

Salah satu yang sempat viral adalah teknologi offside semi-otomatis.

Melansir Kompas.com, Piala Dunia 2022 Qatar menggunakan teknologi yang bisa membantu keputusan offside lebih akurat, yakni teknologi offside semi-otomatis/semi-automated offside technology.

Fakta unik Stadion Lusail. (Unsplash/Visit Qatar)

Teknologi ini menggunakan 12 kamera yang terpasang di bawah atap stadion untuk melacak pergerakan bola dan pemain.

Selain itu, Piala Dunia 2022 memakai teknologi canggih untuk pendingin udara (AC).

Tak tanggung-tangguh, Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 menerapkan teknologi AC raksasa.

Hal ini lantaran Qatar memiliki lingkungan dengan suhu yang cukup panas.

Saat Piala Dunia 2022 digelar, dilporkan suhu rata-ratanya sekitar 25 derajat celcius.

Hal tersebut membuat Pemerintah Qatar melengkapi tujuh dari delapan stadionnya dengan teknologi pendingin raksasa untuk menjaga suhu di dalam stadion.

Sistem pendingin raksasa ini dirancang dengan kemampuan hemat energi dan ramah lingkungan.

Baca juga: Piala Dunia 2022: Masalah Hayya Card Membuat Suporter Bingung saat Traveling ke Qatar

Baca juga: Catat Sejarah di Ajang Piala Dunia 2022, Bola Al Rihla Buatan Indonesia Dipuji FIFA

Karena mengusung konsep hemat energi dan ramah lingkungan, AC raksasa ini ditenagai oleh energi matahari.

Secara sederhana, teknologi pendingin raksasa ini mendinginkan udara dari luar yang mengalir ke stadion melalui pipa, yang kemudian dialirkan melalui grill di tribun dan nozzle di sisi lapangan yang besar.

(TribunTravel.com/Sinta)