Himbauan perjalanan udara umrah:
· Melengkapi persyaratan perjalanan yang berlaku.
· Harap tiba lebih awal di bandara keberangkatan
Perhatikan ketentuan:
1. Sistem check-in counter tutup 40 menit sebelum keberangkatan
2. Sistem ruang tunggu tutup 10 menit sebelum keberangkatan
3. Tidak membawa barang berbahaya (dangerous goods) ke pesawat,
4. Tidak menerima titipan barang berupa bentuk apapun dari orang lain ke dalam pesawat,
5. Perangkat/ barang elektronika harus dilepas dari baterainya serta pengisi daya mandiri atau baterai portabel (powerbank) sesuai kriteria dari segi kapasitas yang boleh dibawa ke dalam kabin dan tidak diperbolehkan untuk digunakan selama penerbangan serta
6. Wajib mematuhi seluruh aturan penerbangan.
"Lion Air menyampaikan selamat menjalankan ibadah umrah kepada para jamaah, semoga berjalan lancar," kata Danang.
Danang menambahkan, "Lion Air mengucapkan terima kasih atas dukungan serta koordinasi dari regulator, pengelola BIJB Kertajati – PT Angkasa Pura II, pengelola bandara di Arab Saudi, pengatur lalu lintas udara – AirNav Indonesia, mitra perjalanan (tour and travel) pihak terkait dalam mempersiapkan dan mendukung kelancaran jamaah umrah ketika melakukan penerbangan."
Lion Air juga memenuhi dan menjalankan ketentuan operasional menurut masing-masing negara serta aturan internasional.
Penerbangan ini terlaksana setelah Lion Air memenuhi semua kualifikasi dan persyaratan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan otoritas penerbangan sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) termasuk audit keselamatan dan keamanan.
Baca juga: Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah, Naik Garuda Indonesia & Lion Air Langsung ke Arab Saudi
“Premium Service” Airbus 330-300
Baca tanpa iklan