Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Piala Dunia 2022

Aksi Unik Supporter Jepang saat Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar, Ada yang Cosplay Bola Bowling

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi bendera Jepang, ada suporter yang mengenakan kostum unik saat menonton Piala Dunia 2022 di Qatar.

Seorang pria, yang berada di antara kelompok suporter ada yang mengenakan cosplay kostum bola bowling raksasa yang aneh.

Pria yang bercosplay bola bowling memenuhi permintaan seorang wanita Jerman untuk berfoto.

Ilustrasi sejumlah fans Jepang ramai-ramai mengenakan kostum unik saat menonton Piala Dunia 2022 di Qatar. ada yang cosplay bola Bowling. (Unsplash/Dorian Hurst)

Lalu pria (suporter Jepang yang bercosplay bola bowling) berkata sambil menyeringai, "Tiga nol Jepang, nanti."

Mungkin pria itu juga akan berpakaian seperti peramal, bahkan jika kemenangan Jepang tidak akan sekeren itu.

Setelah peluit akhir pertandingan, suporter Jepang semakin menarik perhatian.

Menyusul pembukaan turnamen Minggu malam antara Qatar dan Ekuador suporter Jepang terlihat tetap tinggal.

Setelah peluit akhir pertandingan Qatar melawan Equador suporter Jepang mengambil bungkus makanan dan botol yang dibuang dari tribun.

Baca juga: Susunan Lengkap Festival Musik Piala Dunia 2022 di Qatar, Mulai 24 hingga 27 November

Orang Jepang juga sangat berhati-hati untuk menyisihkan bendera yang dilempar oleh penggemar Qatar dan Ekuador.

Suporter Jepeng mengklaim bahwa bendera nasional memerintahkan rasa hormat.

Mereka nampak melakukan hal yang sama setelah kemenangan mereka melawan Jepang pada hari Rabu kemarin.

Tumpukan kantong sampah yang diikat dengan rapi, Tatsuki Yoshikawa hanya tersenyum dan mengangkat bahu ketika ditanya mengapa mereka bekerja secara ekstra meski hanya penduduk sipil.

“Itu hanya apa yang kami lakukan,” kata Tatsuki Yoshikawa pria berusia 28 tahun itu.

Tatsuki Yoshikawa juga mengatakan “Kami ingin secara sukarela melakukan ini untuk menunjukkan bahwa kami menghargai (tuan rumah).”

Keisuke Ozawa suporter Jepang berusia 29, berkata, "Di Jepang, pembersihan setelah stadion adalah hal biasa."

“Ini rutin,” tambah temannya Hiroki Yamamoto yang berusia 28.

Halaman
123