Diperkirakan Bandara Internasional Hamad (HIA) akan memproses hingga 10.000 penumpang per jam selama turnamen yang berlangsung selama 29 hari.
Bandara Internasional Doha adalah bandara kedua Qatar, dan akan ada 13 maskapai yang beroperasi.
Bandara Internasional Doha dan Bandara Internasional Hamad (HIA) berjarak kurang dari setengah jam berkendara dari pusat kota Doha.
Staf di bandara menawarkan layanan terutama dalam Bahasa Inggris, tetapi berbagai bahasa lain juga digunakan, termasuk Arab, Hindi, Tagalog, dan Urdu.
Baca juga: Daftar Bekal Unik yang Dibawa Peserta Piala Dunia 2022, Timnas Brasil Bawa Tepung Singkong
2. Menjelajahi Sejarah dan Budaya Qatar
Mampir ke Souq Waqif dan Msheireb.
Qatar memiliki banyak pasar, Souq Waqif Doha sejauh ini adalah yang paling terkenal.
Saatnya melihat-lihat pakaian, kerajinan, rempah-rempah, hingga perhiasan nikmati pengalaman menyusuri gang dan jalanan yang berkelok-kelok.
Souq Waqif juga memiliki tempat makan yang lengkap, dengan restoran dan pedagang kaki lima yang menawarkan cita rasa masakan Timur Tengah termasuk Qatar, Mesir, Iran, Maroko, Suriah, Turki, dan masih banyak lagi.
Di Souq Waqif kamu juga dapat menyaksikan pertunjukan jalanan, menjelajahi galeri seni, atau mencoba memegang elang, burung nasional Qatar.
Dekat Souq Waqif terdapat Pusat Kota Msheireb, sebuah proyek peremajaan kota yang telah mengubah area tersebut menjadi lingkungan modern dengan alun-alun, pasar, restoran, dan galeri.
Baca juga: 6 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jogja, Penawaran Spesial Indies Heritage Hotel Yogyakarta
3. Petualangan Alam Bebas Qatar
Bagi yang menyukai alam bebas, berikut adalah beberapa tempat wisatayang dapat dikunjungi saat berada di Qatar:
-Inland Sea, dikenal sebagai Khor Al Adaid adalah tujuan populer untuk menunggang unta, dune bashing, dan sandboarding di tenggara, lokasinya dekat perbatasan dengan Arab Saudi.
-Menginap lebih lama di Qatar, bisa memesan perjalanan berkemah semalam, atau glamping, dengan perusahaan tur.
Baca tanpa iklan