TRIBUNTRAVEL.COM - De Tjolomadoe menjadi salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi para penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah.
Tempat wisata yang dulunya pabrik gula itu beralamat di Jalan Adi Sucipto No.1, Paulan Wetan, Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Diketahui, De Tjolomadoe merupakan lokasi event menyambut Muktamar ke-48 Muhammadiyah, yaitu Muktamar Fair dan Muhammadiyah Innovation and Technology Expo (MITE) tanggal 17-21 November 2022.
Suasana wisata di De Tjolomadoe semakin ramai pada Sabtu (19/11/2022) yang bertepatan pula dengan momen liburan akhir pekan.
Baca juga: Meriahkan Muktamar ke-48 Muhammadiyah Solo, Kali Pepe Land Boyolali Buka Sabtu dan Minggu
Para penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia tampak memadati kawasan De Tjolomadoe untuk mengunjungi Muktamar Fair dan MITE.
Muktamar Fair sendiri merupakan event penunjang Muktamar ke-48 Muhammadiyah yang menampilkan produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan inovasi teknologi karya Muhammadiyah berdaya saing nasional bahkan internasional.
Kerajinan nan inovatif, kuliner halal dan sehat, fashion modis, mainan (game) kreatif, produk unggulan PWM/PDM/PCM/PRM, Majelis/lembaga/ortom/amal usaha muhammadiyah se-Indonesia, juga produk kreatif unggulan Pemkot Solo Raya disajikan per segmen pasar, seperti dikutip TribunTravel dari situs resmi Muktamar Fair.
Dengan ratusan stand bazar tersedia di Muktamar Fair dan MITE, penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah pun bisa asyik berkeliling.
Melihat dan belanja berbagai produk hingga mencicipi aneka kuliner yang lezat.
Stand sekolah Muhammadiyah maupun merchandise official Muktamar juga seolah tak pernah kehabisan pengunjung.
Ada pula stand Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta stand sekolah Muhammadiyah yang memamerkan hasil karya mobil listrik.
Rohana Hutagalung (63), salah satu penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah dari Kota Medan, Sumatra Utara mengaku sangat antusias dengan kegiatan Muktamar Fair dan MITE.
"Bagus banget, banyak stand yang memberi hadiah, ada lazismu, SMK dan rumah sakit muhammadiyah," ujarnya.
Rohana juga berharap Muktamar Muhammadiyah selanjutnya akan terus lebih bagus untuk ke depannya.
Baca juga: 7 Pantai Terbaik di Gunungkidul, Pilihan Wisata usai Ikuti Muktamar ke-48 Muhammadiyah
"Tetap pertahankan, sekarang sudah baik, ke depannya lebih baik," imbuhnya.
Selain itu, para penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah juga dihibur dua mini helikopter yang lalu lalang di langit De Tjolomadoe.
Helikopter itu membawa spanduk bertuliskan ucapan selamat Muktamar ke-48 Muhammadiyah.
Ketika lewat di langit, helikopter itu disambut tepuk tangan para penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah.
Arus Lalu Lintas De Tjolomadoe 1 Arah
Dikarenakan tingginya animo para penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah untuk berkunjung ke De Tjolomadoe, kepolisian sempat memberlakukan satu arah di depan tempat diselenggarakannya Muktamar Fair dan MITE itu pada Sabtu (19/11/2022) malam.
Penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah diketahui terus merangsek masuk ke De Tjolomadoe meski waktu telah menunjukkan pukul 19.17 WIB.
Jalan Adi Sucipto pun dibuka hanya satu jalur.
Sementara arah sebaliknya dilewatkan Jalan Adisumarmo Paulan.
Baca juga: 9 Tempat Wisata di Solo dan Sekitarnya, Dekat Edutorium UMS Venue Muktamar ke-48 Muhammadiyah
Kepadatan arus masih didominasi kendaraan penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah, terutama bus besar.
Sementara di depan De Tjolomadoe, macet tak terhindarkan.
Banyak ojek online yang memarkirkan kendaraannya di pinggir pintu masuk seraya menunggu penumpang.
Mereka menawarkan jasa antar kepada peserta maupun penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah.
Baca juga: Sakura Hills hingga The Lawu Park Diskon Harga Tiket Masuk bagi Peserta Muktamar ke-48 Muhammadiyah
Ojol tersebut menawarkan jasa antar kepada penumpang ke tempat parkir tempat kendaraan mereka berada, maupun ke Edutorium UMS tempat Muktamar ke-48 Muhammadiyah berlangsung.
Padatnya arus lalu lintas di sekitar venue memang membuat peserta maupun penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah harus berjalan kaki dari dan ke arah parkiran kendaraan.
Tentu menggunakan motor, dalam hal ini menyewa ojek, dapat menjadi solusi.
Salah satu driver ojol, Hadi mengaku mematok tarif Rp15 ribu untuk mengantarkan peserta dan penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah.
Baca juga: Daftar Jalan Sekitar Stadion Manahan Solo yang Ditutup saat Pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah
"Untuk tarif sekitar Rp 15 ribu dari De Tjolomadoe ke Terminal Kartosuro," ujarnya.
Ia mengaku lebih memilih mengantar peserta dan penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah alias offline.
Hal itu sampai membuat Hadi sementara tak melayani orderan online yang masuk melalui aplikasi mitra kerjanya.
"Ini dari tadi onlinenya nggak saya gubris, soalnya offline tarifnya lumayan," imbuhnya.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul De Tjolomadoe Jadi Sasaran Ribuan Penggembira Muktamar Muhammadiyah, Ternyata Tertarik Ikuti MITE.
Simak juga artikel lainnya seputar Muktamar ke-48 Muhammadiyah di sini.
Baca tanpa iklan