TRIBUNTRAVEL.COM - Penyelenggara Piala Dunia 2022 telah mengonfirmasi pelonggaran minuman beralkohol.
Pelonggaran minuman beralkohol saat Piala Dunia 2022 di Qatar hanya berada di area tertentu.
Timur Tengah yang mayoritas penduduknya muslim untuk pertama kalinya menyelenggarakan Piala Dunia 2022 melonggarkan minuman beralkohol.
Minuman alkohol akan ada di dalam stadion Piala Dunia 2022 dan hanya berada pada area yang telah ditentukan.
Baca juga: Jungkook BTS Dipastikan Tampil dalam Pembukaan Piala Dunia 2022
Minuman alkohol juga dapat dibeli di Zona penggemar berkapasitas 40.000 orang di ibu kota Doha.
TribunTravel melansir situs BBC Sport, Selasa (15/11/2022), CEO Piala Dunia 2022, Nasser Al Khater mengatakan mereka masih "menyelesaikan strategi alkohol kami."
Tonton juga:
Nasser Al Khater juga mengatakan kepada BBC Sport, menginginkan agar orang-orang yang datang mendapatkan pengalaman yang tidak akan pernah mereka lupakan.
Ini merupakan pertama kalinya Komite Tertinggi Warisan dan Pengiriman secara terbuka mengumumkan rencana untuk mengizinkan penggemar minum alkohol di dalam perimeter stadion.
FIFA mengatakan pemegang tiket akan memiliki akses untuk pilihan minuman alkohol yang ada di dalam perimeter stadion.
Pemegang tiket dapat memilih minuman alkohol sebelum kick-off dan setelah peluit akhir berbunyi.
Pemegang tiket di dalam stadion hanya dapat membeli bir non-alkohol dan minuman ringan lainnya.
Pelonggaran minuman alkohol menandai adanya aturan yang begitu signifikan dalam turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar.
Qatar seperti negara lain di Timur Tengah, memiliki kontrol ketat terhadap minuman alkohol.
Mengonsumsi alkohol di depan umum merupakan tindakan ilegal.
Baca juga: Jelang Piala Dunia 2022, Simak Tim hingga Nominal Hadiah yang Fantastis
Bar dan restoran hotel yang sudah berlisensi adalah satu-satunya tempat yang biasanya menjual alkohol.
Tetapi pengunjung selama turnamen dapat juga membeli minuman di festival penggemar Piala Dunia 2022 di Taman Al Bidda Doha.
Pembelian minuman alkohol hanya boleh dibeli setelah pukul 18.30 waktu setempat.
Piala Dunia antar klub 2019 yang dimenangkan tim Liverpool pernah berlangsung di Doha, Qatar.
Gelaran event Piala Dunia anatar klub 2019 di Qatar lalu telah mengizinkan para suporter dapat mengonsumsi alkohol yang berada di luar kota atau sebuah tempat khusus.
Nasser Al Khater mengatakan lokasi tambahan untuk minum alkohol akan dikomunikasikan pada waktunya.
"Meskipun alkohol akan tersedia bagi mereka, yang ingin minum di area yang ditentukan, itu tidak akan tersedia secara terbuka di jalanan," tambah Nasser Al Khater.
Nasser Al Khater meminta agar orang-orang yang datang dan berkunjung ke Qatar wajib mematuhi area minum alkohol yang telah ditentukan.
Baca juga: 7 Fakta Unik Piala Dunia 2022, Ciptakan Banyak Sejarah Baru dalam Sepak Bola
Nasser Al Khater mengungkapkan kesenangannya dalam menyambut Piala Dunia 2022 di Qatar, negara Timur Tengah, dan bagi Arab.
Bagi banyak orang ini akan menjadi kesempatan pertama mereka untuk melihat dan menjelajahi semua kawasan.
"Kesempatan sekali dalam seumur hidup kami bertekad untuk melakukan dengan sepenuhnya" ungkap Nasser Al Khater.
Qatar memiliki populasi hanya di bawah tiga juta penduduk.
Diperkirakan akan ada sekitar 1,2 juta pengunjung yang hadir selama Piala Dunia 2022 di Doha, Qatar.
Al Khater mengatakan "tidak ada kekhawatiran tentang kekurangan akomodasi".
Hingga saat ini sudah ada 130.000 kamar tersedia di seluruh hotel, kabin di dua kapal pesiar, apartemen, dan kamp gurun.
Baca juga: Nonton Piala Dunia 2022 Langsung di Qatar, Ada 4 Hal Penting yang Traveler Perlu Tahu
Ada 40 juta permintaan tiket untuk turnamen, dengan 2,45 juta sudah terjual.
Al Khater mengklaim semua tiket tersedia untuk umum dan publik akan dijual.
Piala Dunia 2022 akan segera dimulai pada hari Minggu (20/11/2022).
Pembukaan pertandingan Piala Dunia 2022 tuan rumah Qatar akan menghadapi Ekuador.
(TribunTravel.com/KurniaHuda)
Baca artikel lainnya seputar Piala Dunia 2022 di sini
Baca tanpa iklan