Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Ratusan Aktivis Iklim Serbu Landasan Pacu Bandara Schiphol Amsterdam, Kenapa?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ratusan aktivis iklim menyerbu landasan pacu di Bandara Schiphol Amsterdam (AMS), Belanda pada Sabtu (5/11/2022) sore.

Pihak berwenang menambahkan bahwa demonstrasi tersebut berdampak minimal pada operasi bandara, terutama karena landasan pacu tidak memiliki penerbangan terjadwal hingga Sabtu malam.

Layanan komersial lainnya di bandara tidak terpengaruh.

Greenpeace mengatakan pihaknya menargetkan jet pribadi di Bandara Schiphol karena itu adalah bentuk transportasi terburuk bagi lingkungan.

Bandara Schiphol di Amsterdam, Belanda. Ratusan aktivis iklim menyerbu landasan pacu di Bandara Schiphol Amsterdam (AMS), Belanda pada Sabtu (5/11/2022) sore. (TRIBUNTRAVEL.COM/SINTA AGUSTINA)

Baca juga: Penumpang WNI Serang Pramugara Turkish Airlines, Pesawat Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu

Menurut penelitian CE Delft untuk Greenpeace, 16.147 penerbangan pribadi berangkat dari Bandara Schiphol dan Rotterdam The Hague Airport (RTM) dalam 9 bulan pertama tahun 2022, meningkat tajam dari 14.672 penerbangan pribadi selama tahun 2019.

Pemimpin kampanye Greenpeace Maarten de Zeeuw mengatakan, "emisi dari penerbangan pribadi dari kedua bandara tersebut relatif kecil dari keseluruhan emisi yang dihasilkan oleh Bandara Schiphol."

"Namun, jumlah CO2 yang dihasilkan oleh pesawat-pesawat ini masih setara dengan 40.000 mobil selama setahun. Ini adalah emisi mewah yang dihasilkan oleh orang kaya," tuturnya.

Sebagai tanggapan, CEO Bandara Schiphol Amsterdam Ruud Sondag menegaskan kembali tujuan bandara menjadi "bebas emisi pada tahun 2030 dan penerbangan netral iklim pada tahun 2050."

Namun, Sondag memperingatkan bahwa "ini hanya mungkin jika kita semua bekerja sama."

Baca juga: Curhatan Bintang TV Dapat Pelecehan Verbal saat di Bandara, Akui Hampir Menangis

(TribunTravel.com/mym)

Untuk membaca artikel terkait penerbangan, kunjungi laman ini.