TRIBUNTAVEL.COM - Ratusan aktivis iklim menyerbu landasan pacu di Bandara Schiphol Amsterdam (AMS), Belanda pada Sabtu (5/11/2022) sore.
Para aktivits memblokir sebuah jet pribadi agar tidak lepas landas sebelum akhirnya ditangkap oleh pihak berwenang Belanda.
Setidaknya ada 300 aktivis iklim yang menyerbu landasan pacu Bandara Schiphol sebagai protes terhadap dampak lingkungan dari penerbangan, khususnya perjalanan udara pribadi.
Melansir Simple Flying, Senin (7/11/2022), aksi para aktivis dari Greenpeace dan Extinction Rebellion berfokus pada Terminal VIP di Bandara Schiphol, tempat jet pribadi terparkir.
Baca juga: Pasangan WNA Lakukan Kekerasan ke Petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Akhirnya Minta Maaf
Setelah memasuki kawasan terlarang, massa demonstran duduk di depan roda jet pribadi, sementara yang lain berjajar mengitari pesawat.
Mereka mendapatkan akses ke bandara dengan menggunakan tangga untuk memanjat pagar.
Dewi Zloch, pemimpin aktivis Belanda untuk Greenpeace, memberikan pernyataan sebagai berikut:
"Bandara seharusnya mengurangi pergerakan penerbangannya, tetapi malah membangun terminal baru.
Para elit kaya menggunakan lebih banyak jet pribadi daripada sebelumnya, yang merupakan cara terbang paling berpolusi.
Baca juga: Pesawat Korean Air Tergelincir di Bandara Cebu Filipina, Penumpang Berhasil Dievakuasi
Ini tipikal industri penerbangan, yang tidak ingin melihat bahwa hal itu dapat membahayakan orang dengan memperburuk krisis iklim.
Ini harus dihentikan. Kami menginginkan lebih sedikit penerbangan, lebih banyak kereta api, dan larangan penerbangan jarak pendek dan jet pribadi yang tidak perlu."
Menurut Greenpeace, lebih dari 500 orang ambil bagian dalam demonstrasi tersebut, sementara juru bicara penjaga Kerajaan Belanda Marechaussee mengatakan bahwa jumlahnya "lebih dari 300 orang".
Aksi unjuk rasa terjadi tepat setelah aktivis iklim mengadakan demonstrasi di dalam area perbelanjaan Bandara Schiphol.
Para demonstran berada di landasan pacu selama kurang lebih 3 jam sebelum pihak berwenang memperingatkan mereka untuk meninggalkan daerah itu atau menghadapi penangkapan.
Ada lebih dari 100 penangkapan setelahnya, dengan pasukan keamanan ingin membersihkan landasan pacu sebelum pukul 22.00 waktu setempat.
Baca juga: 2 Penumpang Terlibat Baku Hantam dalam Penerbangan, Pesawat Putar Balik ke Bandara Asal
Baca tanpa iklan