Dalam sebuah artikel untuk Insider, Arina Bloom berkata: "Anda mungkin merasa terlindungi dari elemen luar saat anda berada di pesawat. Tapi setelah lepas landas, saat pesawat melewati awan, matahari akan menjadi lebih kuat."
Saat berada di atas langit, matahari yang masuk melalui jendela akan jauh lebih kuat.
Kuatnya sinar matahari yang masuk melalui jendela, dapat menyebabkan penumpang terkena lebih banyak paparan sinar UV dari biasanya.
"Sangat penting untuk memakai dan mengoleskan kembali tabir surya sebelum dan selama penerbangan." ungkap Arina Bloom.
Baca juga: Pramugari Bagikan Tips Atasi Rasa Takut untuk Kamu yang Baru Pertama Kali Naik Pesawat
Kita semua tahu bahwa sengatan matahari merusak kulit dan dapat menyebabkan kerutan.
Selain itu perubahan warna karena paparan sinar matahari dapat menyebabkan peningkatan risiko kanker.
Jadi pastikan untuk mengikuti saran dari pramugari tersebut agar dapat menghindari beberapa faktor penyebab masalah kulit sebelum naik pesawat.
Arina bukan satu-satunya pramugari yang mengomentari masalah penggunaan tabir surya.
Ada pramugari dan juga pengguna aplikasi jaringan sosial yaitu TikTok memposting tentang pekerjaannya.
Pramugari tersebut bernama Cierra Mist, yang telah memiliki 3,1 juta pengikut di TikToknya.
Cierra Mist juga sering memposting tentang pengalaman hidupnya sebagai pramugari.
Cierra Mist juga menyampaikan bahwa pramugari juga memakai krim tabir surya setiap perjalanan di udara.
"Kami melakukan ini karena kami terbang di sekitar tabung logam sekitar 35.000 kaki setiap hari dan itu sangat dekat dengan lapisan ozon." kata Cierra Mist.
Cierra Mist juga mengatakan “Faktanya, kita sangat terpapar radiasi sehingga asuransi kesehatan akan mencap kita sama dengan astronot atau ahli radiologi.”
Baca juga: Eks Pramugari Tunjukkan Tempat Duduk Terbaik dan Ternyaman di Pesawat
Pramugari juga pernah memberikan saran kepada penumpang pesawat, soal apa saja, yang sebaiknya tidak boleh dilakukan selama penerbangan.
Baca tanpa iklan