Tradisi dari Samhain tetap ada, seperti mengenakan penyamaran untuk menyembunyikan diri dari jiwa-jiwa yang berkeliaran.
Cerita rakyat tentang Stingy Jack kemudian dengan cepat dimasukkan ke dalam Halloween.
Sejak saat itu, masyarakat telah mengukir labu atau lobak hingga populer dengan sebutan jack o'lantern.
Baca juga: 10 Negara yang Rayakan Halloween Paling Unik di Dunia, Ada Pesta Voodoo di New Orleans
Halloween Identik dengan Warna Oranye dan Hitam, Simak Sejarahnya
Halloween merupakan perayaan populer yang cukup dinantikan kedatangannya.
Perayaan Halloween bahkan diselenggarakan di berbagai belahan dunia, misalnya negara-negara Eropa ataupun Amerika.
Menariknya, banyak negara di dunia merayakan Halloween dengan cara yang berbeda-beda.
Negara-negara tersebut seakan memiliki tradisi tersendiri dalam menyambut Halloween.
Kendati demikian, perayaan Halloween di seluruh dunia tak lepas dari warna oranye dan hitam yang mendominasi.
Ya, Halloween memang sangat identik dengan warna oranye dan hitam.
Dalam perayaan, orang-orang menghiasi rumah mereka dengan dekorasi pintu, labu yang dihias sedemikian rupa, kostum, permen dan masih banyak lagi.
Baca juga: 6 Taman Hiburan di Jepang yang Rayakan Halloween, dari Disneyland Tokyo hingga Legoland Japan Resort
Semua hiasanya khas Halloween tersebut sebagian besar menggabungkan sentuhan warna oranye dan hitam.
Lantas, mengapa warna oranye dan hitam sangat lekat dengan perayaan Halloween?
Lisa Morton, penulis "Trick or Treat: A History of Halloween" mengungkap sejarah warna khas Halloween tersebut, seperti dikutip dari laman Today.com.
Menurut Lisa Morton, ada panudan pesta yang diterbitkan untuk mengenakan warna kuning dan cokelat dalam perayaan Halloween.
Baca tanpa iklan