Lebih lanjut, Fani mengaku sempat bertanya kenapa pedagang tersebut bisa fasih berbahasa Jawa.
Pedagang tersebut mengaku ia fasih menggunakan bahasa Jawa karena belajar secara autodidak.
Baca juga: Kloter Terakhir Jemaah Haji Pulang ke Indonesia, 11 Orang masih Dirawat di Arab Saudi
Ia mengaku bahwa dirinya belajar sedikit-sedikit dari para pengunjung di Jeddah yang memakai bahasa Jawa.
Fani juga sempat menebak jika pedagang parfum tersebut memiliki istri orang Jawa, tapi nyatanya tidak.
Pedagang tersebut menyebut jika dirinya asli orang Yaman, begitu pula dengan istrinya.
Ia memilih belajar dan menggunakan bahasa Jawa untuk menawarkan dagangannya dengan alasan agar menarik perhatian para pengunjung Indonesia yang asli Jawa.
Baca juga: Lion Air Rute Internasional Arab Saudi Pindah Layanan ke Terminal 2F Soekarno-Hatta
"Jadi pas saya tanya itu kan kenapa bisa Bahasa Jawa, katanya dia belajar sedikit-sedikit. Saya kira kan dia punya istri orang Jawa ya, pasti istrinya orang Jawa nih," kisah Fani.
"Terus dia jawab 'enggak istri saya orang Yaman, saya juga asli Yaman, tapi saya belajar sedikit-sedikit bahasa Jawa karena banyak pengunjung disini pakai Bahasa Jawa. Biar menarik,'" ungkapnya.
Lion Air buka penerbangan dari Majalengka menuju Jeddah dan Madinah
Dipublikasikan TribunTravel sebelumnya, Lion Air mengumumkan segera membuka kembali rute internasional khusus penerbangan kebutuhan ibadah umrah.
Lion Air melayani penerbangan dengan rute Majalengka-Arab Saudi yang rencana dijadwalkan terbang empat kali dalam seminggu.
Penerbangan menggunakan pesawat generasi modern Boeing 737 dan Airbus 330.
Dengan kedatangan dan keberangkatan dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka (KJT) tujuan:
1. Madinah – Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz-Madinah (MED).
2. Jeddah – Bandara Internasional King Abdul Aziz (JED)
Baca juga: Lion Air Group Buka Penerbangan dari Belitung ke Sejumlah Rute, Termasuk Thailand & Arab Saudi
Baca tanpa iklan