Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kocaknya Pedagang Parfum di Arab Saudi, Tawarkan Dagangannya Pakai Bahasa Jawa

Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi parfum dengan botol kaca. Viral pedagang parfum di Jeddah, Arab Saudi fasih berbahasa Jawa. Ia terlihat menawarkan dagangannya kepada orang Indonesia.

TRIBUNTRAVEL.COM - Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan pedagang parfum di Jeddah, Arab Saudi.

Uniknya, pedagang parfum itu fasih berbahasa Jawa.

Tangkapan layar video unggahan akun Instagram @fani_yuliangga, yang memperlihatkan seorang pedagang parfum di Jeddah, Arab Saudi yang fasih berbahasa Jawa. (Instagram/fani_yuliangga)

Video tersebut pertama kali diunggah pengguna Instagram @fani_yuliangga pada 13 September 2022 lalu.

Dalam video terlihat seorang pedagang parfum yang menjajakan dagangannya menggunakan bahasa Jawa.

Baca juga: Vaksin Meningitis Langka, Ribuan Jemaah Umrah Terancam Gagal Berangkat ke Arab Saudi

Ia bahkan beberapa kali menyebut nominal harga parfum menggunakan bahasa Jawa.

Sejumlah orang yang berada di sekitarnya terus menerus tertawa mendengarkan sang pedagang asli Yaman itu berbicara.

LIHAT JUGA:

Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, pengunggah bernama Fani Yuliangga itu mengaku video tersebut dibuatnya pada 10 September 2022.

Saat itu, ia sedang berada di Pusat Belanja Cornhice, Jeddah, Arab Saudi.

"10 September 2022 (video dibuat) di Pusat Belanja Cornhice Jeddah," kata Fani kepada Tribunnews.com, Sabtu (15/10/2022).

Baca juga: Beredar Menu McDonalds Arab Saudi Tahun 1997, Cheeseburger Rp 11 Ribu & Sundae Rp 27 Ribu

Saat hendak salat, cerita Fani, ia dan rombongannya dihampiri oleh seorang pedagang laki-laki yang berjualan parfum

Menariknya pedagang parfum itu menawarkan dagangannya dengan menggunakan bahasa Jawa.

Ilustrasi parfum dengan botol kaca. Viral pedagang parfum di Jeddah, Arab Saudi fasih berbahasa Jawa. Ia terlihat menawarkan dagangannya kepada orang Indonesia. (pexels.com)

Bahkan bahasa Jawa yang dilantunkan pedagang tersebut terbilang fasih logatnya, karena ia bisa menjawab ketika Fani mengajaknya berbicara dengan bahasa Jawa.

"Saat mau salat Jumat di masjid yang berhadapan dengan pusat belanja, banyak pedagang berseliweran. Semua bisa bahasa Indonesia tapi hanya dasar saja seperti harga, berapa, menyebutkan angka," jelas Fani.

"Tapi beda dengan pedagang parfum satu ini, dia bisa berbahasa Jawa. Bahkan kita ajak bicara (bahasa) Jawa dia sangat nyambung dan fasih logatnya," sambungnya.

Halaman
123