Salah satu kejutan terbesar yang mungkin dijumpai ketika naik penerbangan berbiaya rendah adalah tujuan pendaratan.
Maskapai berbiaya rendah biasanya menggunakan hub alternatif sebagai pengganti bandara tujuan, yang biasanya jauh dari pusat kota.
Pada akhirnya, kamu akan dipaksa untuk menghabiskan begitu banyak dan bahkan menghabiskan lebih banyak waktu untuk menemukan jalan ke kota.
Jadi, pastikan untuk mencari tahu di bandara mana mereka akan mendarat atau terbang sebelum melanjutkan pemesanan.
Baca juga: 6 Maskapai Penerbangan di Dunia dengan Layanan Terbaik bagi Pengguna Kursi Roda
3. Cari tahu kebijakan maskapai tentang penerbangan yang tertunda dan dijadwalkan ulang
Penundaan atau penjadwalan ulang penerbangan bukanlah hal yang aneh.
Namun, yang harus kamu perhatikan adalah apa yang bersedia dilakukan maskapai dalam situasi seperti itu.
Apakah mereka bersedia melakukan pengembalian sebagian uang atau seluruhnya jika terjadi penjadwalan ulang penerbangan?
Pastikan untuk memeriksa kebijakan mereka sebelum melanjutkan untuk memesan penerbangan.
Dengan begitu, kamu akan membuat keputusan yang tepat.
Tips Terbang Sehat, Aman dan Nyaman
Entah ke destinasi baru atau yang sudah pernah dikunjungi, momen liburan selalu menghadirkan cerita baru yang mengesankan.
Boleh saja jika memiliki antusias yang tinggi dalam menyambut liburan, namun jangan lupakan faktor kemanan dan kenyamanan dalam menikmati perjalanan.
Agar perjalanan tetap kondusif meski tengah peak season, ada sejumlah tips penerbangan dari Garuda Indonesia yang patut kalian simak.
Baca juga: Ada Lebih dari 5.000 Penerbangan Hantu di Inggris Sejak 2019, Maskapai Tuai Kecaman
Dirangkum TribunTravel dari akun Instagram @garuda.indonesia, berikut tips terbang sehat, aman, dan nyaman bersama Garuda Indonesia.
Baca tanpa iklan