Nasi Pindang Kudus dan Soto Sapi telah mengalami pasang surut terutama saat pandemi virus Corona melanda.
Saat ditemui TribunTravel Pak Yudi mengakui merasakan dampak yang serius akibat adanya pandemi virus Corona.
Baca juga: 5 Kuliner Legendaris Buat Sarapan Enak di Semarang, Wajib Coba Soto Bangkong
Pak Yudi mempertahankan Nasi Pindang Kudus dan Soto Sapi dan dibantu oleh anak-anaknya dengan cara menjual secara online.
Sehingga Nasi Pindang Kudus dan Soto Sapi sampai saat ini masih tetap bertahan dan semakin ramai dikunjungi.
Keoentikan lain jika traveler berkunjung ke Nasi Pindang Kudus dan Soto Sapi adalah sajiannya yang menggunakan angkring.
Angkring merupakan pikulan kayu ciri khas dari tempat warung makan Nasi Pindang Kudus dan Soto Sapi.
Diketahui angkring tersebut masih dipertahankan sejak pertama kali berjualan.
Walaupun kuliner khas Kudus namun Pak Yudi memperkenalkan Nasi Pindang di Semarang.
(TribunTravel.com/KurniaHuda)
Baca artikel lainnya seputar kuliner legendaris di sini
Baca tanpa iklan