Dibuat dengan lantai lebih tinggi dari halaman untuk mencerminkan penghargaan kepada semua tamu dan keintiman dengan harmoni.
Sejak dibangun pertama kali, Pendopo Agung tidak mengalami perubahan bentuk namun kini sudah lebih lebar dari sebelumnya.
Bentuk dasarnya adalah 'Joglo Sinom' dengan ukuran 32x32,4 meter dan mengarah ke selatan.
Atapnya ditopang oleh total 36 tiang dari tiga jenis, di antaranya 4 Saka Guru (pilar utama), 12 Saka Penanggap (pilar pembantu) dan 20 Saka Penitih (pilar luar dan pendukung).
Semua pilar tersebut tampak cantik dihiasi dengan ukiran seperti 'Wajikan', 'Saton', 'Tlacapan', 'Mirong' dan 'Praba'
Masing-masing pilarnya kemudian diletakkan di atas 'umpak' (dasar batu) yang diukir dengan kaligrafi Arab.
Baca juga: 10 Fakta Unik Kastil Windsor, Tempat Pemakaman Ratu Elizabeth II & Keluarga Bangsawan
5. Bale Kambang
Di bagian paling utara kompleks Kedhaton Ambarrukmo, terdapat sebuah bangunan kecil berlantai dua bernama 'Bale Kambang'.
Bale Kambang adalah 'tajug' berbentuk segi delapan yang berdiri kokoh di tengah kolam.
Bangunannya sendiri terinspirasi dari istana air yang ada di kawasan Taman Sari.
Sebelumnya, lantai atas digunakan untuk meditasi oleh Raja dan kolam berfungsi untuk bersantai bagi istri, putri, dan anggota keluarga lainnya.
Atapnya berbentuk kerucut segi delapan dengan mahkota di atasnya.
Bangunan ini merupakan perpaduan antara gaya kolonial Belanda dan filosofi arsitektur otentik Jawa.
Hal itu sebagai bentuk penghormatan kepada pemerintah Belanda yang tetap menjunjung tinggi harkat dan martabat masyarakat Jawa.
Baca juga: Fakta Unik Mangkuk Ayam Jago yang Jadi Google Doodle Hari Ini, Gambarnya Punya Makna Kekayaan
Baca juga: Fakta Unik Stasiun Surabaya Pasarturi, Berumur Lebih dari Seabad dan Tingginya Hanya 1 Mdpl
(TribunTravel/Zed)
Baca selengkapnya soal fakta unik di sini.
Baca tanpa iklan