Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Tanggapan PT KCI Soal Video Viral Penumpang KRL Solo-Jogja yang 'Tandai' Kursi untuk Temannya

Editor: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Posisi tempat duduk di salah satu gerbong KRL Solo-Jogja, Senin (1/11/2021).

"Untuk itu kami imbau kepada pengguna untuk senantiasa memberikan tempat duduk kepada pengguna yang lebih membutuhkan, utamanya tempat duduk bagi para pengguna prioritas yaitu ibu hamil, lansia, orang yang sedang sakit dan ibu membawa balita," terang Adli.

Gerbong KRL Solo-Yogyakarta nampak dari dalam. (Dok.Arimbihp)

Ia pun meminta para penumpang untuk menghubungi petugas jika ia merasa termasuk sebagai prioritas namun tidak mendapatkan tempat duduk.

"Jika pengguna prioritas ada yang membutuhkan tempat duduk namun kesulitan menemukannya, silakan menghubungi petugas di kereta," aku dia.

"Selanjutnya petugas pasti akan membantu mencarikan tempat duduk," tambahnya.

Difabel Dilarang Masuk

Masih ingat viralnya penumpang difabel yang ditolak naik Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Solo Balapan?

Setelah empat hari, kini PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menemui korban penolakan yakni pria bernama Ilham.

Pertemuan tersebut dilakukan di Yogyakarta, tempat di mana Ilham tinggal.

Senior Manager Area 6 Yogyakarta PT KCI, Adli Hakim menuturkan telah melakukan pertemuan dan pihak yang terkait.

"Kami sudah melakukan pertemuan dengan pihak yang terkait yakni Mas Ilham kemarin di Yogyakarta," katanya pertemuan dengan Tim Advokasi Difabel (TAD) Kota Solo, Selasa (2/8/2022).

Baca juga: Viral di Medsos, Seseorang Terlihat Berjalan di Sungai & Disebut Bisa Melangkah di Atas Air

Dalam pertemuan tersebut, KCI menyampaikan permohonan maaf atasa viralnya video calon penumpang difabel yang ditolak saat hendak naik KRL.

"Pertama-pertama kami kepada para disabilitas atau peristiwa yang sempat viral kemarin tentu bila ada kekurangan, ketidaksempuranaan kami sampaikan permohonan maaf," ungkapnya.

Posisi tempat duduk di salah satu gerbong KRL Solo-Jogja, Senin (1/11/2021). (TribunTravel/Nurul Intaniar)

Dengan adanya pertemuan tersebut, diakui Adli membuat KCI mendapat banyak masukan untuk meningkatkan pelayanan, khususnya untuk para penyandang disabilitas.

Salah satu masukan yang diutarakan yakni terkait untuk meningkatkan soft skill dan lebih sensitif untuk melakukan pelayanan.

"Untuk pembinaan sudah kita lakukan pembinaan rutin, tapi kalau untuk dengan disabilitas ini bukan pembinaan tapi pelatihan beberapa kali," ucapnya.

Halaman
123