Jangan membawa makanan beraroma sangat kuat saat penerbangan.
Aroma yang kuat tersebut akan 'terperangkap' dan menyebar di dalam kabin pesawat selama berjam-jam.
Makanan yang ber aroma kuat dapat membuat stres penumpang lain.
Baca juga: Gara-gara Pukul Pramugari, Seorang Penumpang Dilarang Naik Pesawat Seumur Hidup
10. Aturan berbaring
Saat ingin merebahkan kursi harap berhati-hati.
Lakukan intruksi yang telah diberikan pramugari.
Kursi diposisikan berdiri tegak untuk alasan keamanan saat akan lepas landas dan mendarat.
Selama makan, menjaga kursi tetap tegak merupakan tindakan sopan santun.
Jika posisi kursi dalam keadaan berbaring, itu dapat membatasi pergerakan penumpang yang ada di belakang.
Penumpang yang ada di belakan tersebut sangat terganggu dan tidak bisa makan dan minum dengan nyaman.
11. Pramugari bukan pelayan
Sangat menyinggung perasaan pramugari jika traveler menyebutnya sebagai pelayan.
Peran pramugari sesungguhnya sebagai profesional keselamatan.
Pramugari tidak hanya menjadi pelayan yang menyajikan makanan dan minuman tapi juga memberikan instruksi selama penerbangan.
Jika ada yang menggapnya pelayan itu sudah merendahkan kerja keras dalam karir sebagai pramugari.
12. Double bag
Sering kali penumpang mendapatkan kantong plastik dengan berbagai jenis sampah di dalamnya pada waktu tertentu.
Tidak apa-apa jika itu hanya limbah bahan kertas biasa.
Tapi, jika kantong tas itu telah digunakan untuk tujuan yang dimaksudkan atau untuk membuang popok bayi, bisa menggandakan plastiknya.
Menggandakan plastik berisi popok bayi merupakan sikap yang baik.
(TribunTravel.com/KurniaHuda)
Baca artikel lainnya seputar intruksi pramugari di sini
Baca juga: Akhirnya Bandara Sultan Iskandar Muda Kembali Layani Penerbangan Internasional
Baca tanpa iklan