Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Gua Gubrug di Gunungkidul Jadi Saksi Bisu Pemberantasan PKI, Kini Jadi Destinasi Kelas Dunia

Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Gua Grubug di Gunungkidul. Di balik keindahan yang ditawarkan, Gua Grubug ternyata menyimpan kisah kelam. Gua Grubug konon menjadi lokasi pembuangan antek-antek Partai Komunis Indonesia (PKI).

Untung menceritakan, pembantaian pengikut PKI ini dilakukan pada malam hari.

Setelah operasi pemberantasan PKI dilaksanakan oleh pemerintah, orang-orang yang menjadi pengikut partai berpaham komunis terus ditangkap oleh pasukan TNI.

Setelah tertangkap, orang-orang PKI kemudian ada yang diasingkan dan ada yang dibunuh dengan cara dibuang ke dalam gua atau sering disebut luweng.

Pembantaian PKI ini hampir berlangsung setiap malam.

Orang-orang yang akan dieksekusi diturunkan dari kendaraan di jalan raya dan kemudian diminta untuk jalan kaki menuju ke bibir gua.

Setelah sampai di bibir gua, satu persatu pengikut PKI langsung dieksekusi dan mayatnya dibuang ke dalam gua.

Pembantaian pengikut PKI ini berlangsung cukup lama.

Goa Jomblang (KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)

Bahkan pernah dimulai sekitar pukul 22.00 Wib hingga pagi hari.

“Saya ingat betul saat itu malam Selasa Kliwon. Orang yang dibuang ke dalam gua cukup banyak karena dimulai sekitar pukul 22.00 hingga pagi hari menjelang warga hendak pergi ke pasar. Bahkan saya sampai mengurungkan niat untuk pergi ke pasar karena masih banyak orang yang lalu-lalang di jalan samping rumah,” ujarnya.

Saat pembantaian, lanjutnya, warga yang tinggal di sekitar lokasi gua tidak ada yang berani untuk keluar rumah. Warga memilih tinggal di dalam rumah hingga pembantaian selesai dilaksanakan.

“Kami tidak tahu berapa yang dibuang dan siapa yang melakukannya. Setiap ada orang yang dibuang ke dalam gua, kami tidak berani keluar rumah,” ungkap Untung.

Meski sudah puluhan tahun, Untung mengaku sampai saat ini masih trauma.

Bahkan untuk bercerita kepada orang-orang luar.

Mulai dibenahi

Setelah era PKI berhasil ditumpas, perlahan keseraman Gua Grubug mulai pudar.

Halaman
123