Biaya pemutaran film dibanderol Rp 75 ribu per rombongan (kurang dari 50 orang) dan Rp 1,5 ribu per orang (untuk rombongan lebih dari 50 orang).
Perlu diketahui bahwa setiap tanggal 5 Oktober (HUT TNI) dan tanggal 10 November (Hari Pahlawan) bebas biaya tiket masuk, kecuali parkir, oemanduan dan pemutaran film.
Sementara untuk jam bukanya, Monumen Pancasila Sakti buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.
Baca juga: 5 Tempat Bersejarah Buat Napak Tilas Tragedi G30S, Coba Mampir ke Museum Lubang Buaya
Tutup Sementara Kunjungan Wisata Umum
Melalui akun Instagramnya, Monumen Pancasila Sakti mengumumkan penutupan semata untuk kunjungan wisata umum.
Hal ini berkaitan dengan persiapan peringatan Hari Kesakitan Pancasila.
Untuk sementara Monumen Pancasila Sakti tutup mulai tanggal 26 September hingga 1 Oktober 2022 mendatang.
Dan akan dibuka kembali untuk umum mulai tanggal 2 Oktober 2022.
Sebagai informasi tambahan,
Sebagai informasi tambahan, Monumen Pancasila Sakti berlokasi di Jalan Raya Pd. Gede, Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta.
Baca juga: Tak Cuma Rumah Bung Karno, 5 Tempat Wisata Alam di Blitar Juga Asyik untuk Liburan
Napak Tilas Peristiwa G30S di 2 Museum di Jakarta
Selain Monumen Pancasila Sakti, berikut beberapa lokasi museum di Jakarta yang bisa kamu kunjungi untuk napak tilas peristiwa G30S.
1. Museum Sasmitaloka Jenderal Besar DR. A.H. Nasution
Ade Irma Suryani Nasution adalah gadis berusia lima tahun yang menjadi salah satu korban tragedi penggerebekan rumah Alm Jenderal Abdul Haris Nasution di Jalan Teuku Umar No 40, Menteng, Jakarta.
Beberapa peluru yang dilepaskan oleh pasukan Tjakrabirawa menembus punggung kecil Ade Irma.
Ade Irma Suryani Nasution merupakan putri bungsu dari Jenderal besar AH Nasution.
Peristiwa ini bisa kamu telusuri di Museum AH Nasution yang berlokasi di bekas rumah sang Jenderal.
Baca tanpa iklan