Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

3 Kuliner Ekstrem di Karanganyar Jawa Tengah, Termasuk Sate Landak

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Iustrasi sate. Karanganyar memiliki sejumlah kuliner ekstrem yang menarik untuk dicoba.

"Saya hanya menggunakan bagian bawahnya saja, sedangkan bagian yang tertutupi cangkang saya pilah dan dibuang," ujarnya.

Setelah dibersihkan, bekicot selanjutnya direbus.

Sembari merebus bekicot, ia jua menyiapkan beberapa bumbu tongseng seperti bawang putih, bawang bombay, cabe hijau dan merah, gula Jawa dan juga merica.

"Semuanya ditumbuk di atas cobek sebelum dicampur dengan bekicot," jelasnya.

Jika ingin mencobanya pelanggan harus sabar menunggu beberapa menit.

"Paling lama ya nunggu 30 menit, karena kami menyajikan masih dalam keadaan segar," terangnya.

Kalau kmu penasaran dengan tongseng bekicot bisa datang langsung ke Jaten, Karangnayar.

Namun lokasi warung makan ini tersembunyi dan belum memiliki penanda atau plakat nama di depannya.

2. Sate Landak

Santoso dan kerabatnya menjajal sate landak di RM Gunung Mas, Tawangmangu, Karanganyar (TribunSolo.com/Efrem Limsan Siregar)

Baca juga: 5 Kuliner Ekstrem di Vietnam, dari Sup Darah sampai Embrio Bebek Rebus

Sate Landak menjadi salah satu kuliner ekstrem yang populer di Karangnayar.

Meski terbilang tak lazin, kuliner satu ini sudah ada sejak 24 tahun lalu.

Selain itu, warung yang berlokasi di Km 2 Jalan Raya Tawangmangu-Matesih Desa Nglebak Kecamatan Tawangmangu itu punya banyak peminat.

Warung makan kuliner ini bernama Rumah Makan (RM) Gunung Mas.

Warung tersebut menjajakan sate landak sejak 1998.

Dilansir dari Tribunjateng, sang pemilik yakni Sukatno (78) pernah mendapatkan piagam penghargaan MURI.

Halaman
123