“Kita harapkan nasional flight kita Garuda cepat menambah pesawatnya karena ini kan tidak keseimbangan. Saya kira dengan bertambahnya supply Garuda tiket pesawat ke Indonesia khusunya ke Bali cepat normal seperti halnya Thailand,” harapnya.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Ketua Dewan Pengurus Daerah Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (DPD ASITA) Bali, Putu Winastra yang kebetulan sedang berada di Eropa mengatakan harga tiket dari Bali ke Eropa naik hingga dua kali lipat.
“Sekarang saya beli (tiket pesawat tujuan Bali ke Eropa) Rp23 juta, dulu sebelum Pandemi saya cuma beli Rp9-11 juta,” kata, Putu.
Tanggapannya terkait usulan ke Menhub agar tiket pesawat tujuan ke Bali diturunkan, menurutnya merupakan hal yang positif.
Pasalnya, saat ini khususnya di Eropa Air, tiket menjadi isu yang sangat luar biasa sehingga orang yang bepergian ke destinasi yang jauh akan berpikir dua atau tiga kali karena mereka lebih memilih ke destinasi yang pendek.
“Jadi satu kali penerbangan sudah sampai. Dan harapan kita ke depan, justru bagaimana pemerintah meng-approach airline-airline baik domestik maupun internasional sehingga memperbanyak penerbangan ke Bali utamanya ke Indonesia. Sehingga harga tiket dapat bersaing,” tambahnya.
Selain itu jika berbicara internasional, Putu juga mengatakan hendaknya maskapai Garuda bisa terbang ke Eropa sehingga persaingan pariwisata di Bali pada Internasional benar-benar bisa dimenangkan.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Harga Tiket Internasional ke Bali Naik Dua Kali Lipat, Wisman Australia Lebih Pilih ke Phuket
Baca juga: Daftar Promo Tiket Pesawat Garuda Indonesia Rute Domestik dan Internasional Agustus 2022
Baca juga: Beli Tiket Pesawat Domestik & Internasional Diskon hingga Rp 500 Ribu, Berlaku untuk Semua Rute
Baca tanpa iklan