Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Harga Tiket Pesawat ke Bali Naik Dua Kali Lipat, Kunjungan Wisman Menurun

Editor: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

TRIBUNTRAVEL.COM - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali menurun.

Menurunnya jumlah kunjungan wisman ini rupanya disebabkan karena harga tiket pesawat untuk penerbangan internasional ke Bali melejit.

Danau Baratan, tempat wisata populer di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. (Flickr/Seika)

Ya, diketahui harga tiket pesawat ke Bali naik menjadi dua kali lipat dari tarif sebelumnya.

Hal tersebut membuat wisman untuk berpikir ulang ingin memilih tempat liburan.

Baca juga: Tiket Pesawat Turun 15 Persen, Sandiaga Uno: Angin Segar Pariwisata Indonesia

Naiknya harga tiket pesawat untuk penerbangan internasional ke Bali dikonfirmasi oleh Ketua Bali Tourism Board (BTB), Ida Bagus Agung Partha Adnyana.

Ia mengatakan bahwa menurunnya kunjungan wisman ke Bali memang disebabkan harga tiket pesawat yang naik dua kali lipat.

Tak hanya untuk penerbangan internasional saja, rupanya kenaikan harga tiket pesawat ke Bali juga terjadi pada penerbangan domestik.

“Jadi, salah satu yang menghambat kedatangan wisman ke Bali adalah harga tiket yang mahal. Sekarang memang Gubernur sebagai Kepala Daerah menyampaikan usulan ke Pak Menteri (Menhub). Dari beliau langsung menyampaikan agar harga tiket turun dan semoga ini bisa terealisasi,” jelasnya pada, Senin 19 September 2022.

Sementara itu, jika diperhatikan harga tiket pesawat dari Australia ke Thailand yakni Phuket lebih murah daripada Sydney ke Bali.

Padahal jarak dari Australia ke Phuket lebih jauh dua kali lipat jika dibandingkan dari Australia ke Bali.

“Tiket dari Sydney ke Bali 1.500 Australia dollar sekarang dari Sydney ke Phuket bisa setengahnya 700-800 Australia dollar. Kalau harganya sekarang Rp7 juta dari Sydney ke bali itu masih mahal, normalnya Rp3-4 juta sebelum naik,” tambahnya.

Untuk target kedatangan wisman ke Bali, BTB menargetkan 2 juta kunjungan untuk tahun ini.

Ia mengatakan optimistis mendapatkan 2 juta kunjungan, sebelum Negara China masuk.

Baca juga: Sejumlah Maskapai Tambah Armada, Harga Tiket Pesawat Turun 15 Persen

Baca juga: Tiket Pesawat Turun, Menparekraf Sandiaga Uno: Berkat Doa & Kerja Sama Semua Pihak

Jika China sudah masuk, maka kunjungan 3 juta tersebut bisa tercapai.

Pelancong berjalan melalui ruang kedatangan internasional di Bandara Internasional Ngurah Rai di Tuban dekat Denpasar di pulau Bali pada 16 Februari 2022, setelah penerbangan Singapore Airlines tiba setelah istirahat hampir dua tahun karena Covid-19. (SONY TUMBELAKA / AFP)

Sementara tahun ini, angkat tersebut masih bisa dicapai karena rata-rata 10 ribu kunjungan satu hari dan dikali 300 penerbangan.

Halaman
12