Tak hanya tamu undangan, ribuan personel militer juga dikerahkan di seluruh operasi pemakaman.
Total sebanyal 5.949 personel berjalan berdasarkan koreografi cermat yang dimulai dengan wafatnya Ratu Elizabeth II Kastil Balmoral.
Jumlah itu terdiri dari 4.416 angkatan darat, 847 angkatan laut dan 686 angkatan udara.
Selain itu, sekitar 175 personel angkatan bersenjata dari negara-negara Persemakmuran juga turut dilibatkan dalam prosesi pemakaman.
Tak sampai di situ, terdapat juga 1.650 personel militer yang terlibat dalam prosesi penuh kemegahan peti mati Ratu Elizabeth II.
Mereka dikerahkan dari Westminster Abbey ke Wellington Arch setelah pemakamannya.
Sementara itu 1.000 personel lagi berbaris di jalan-jalan di sepanjang rute prosesi Ketika peti mati sudah tiba Kastil Windsor.
410 personel militer ambil bagian dalam prosesi, 480 orang berbaris di jalan-jalan, 150 berada di barisan penjaga kehormatan dan tangga baris, serta 130 lainnya akan memenuhi tugas-tugas seremonial lainnya.
Kemudian ada juga 142 personel Angkatan Laut Kerajaan yang menarik kereta kerajaan dan membawa jenazah Ratu Elizabeth II dari Gedung Parlemen menuju pemakamannya.
Ditambah lagi total 10.000 polisi ditugaskan setiap hari untuk menjalankan operasi kepolisian.
Jumlah ini merupakan angka terbesar dalam sejarah kepolisian Londong, hingga melampaui Olimpiade London pada 2012.
3. Dipasang Penghalang Jalan
Sepanjang 22 mil (sekitar 36 KM), penghalang jalan dipasang di sekitar pusat Kota London untuk mengendalikan kerumunan.
Lebih dari itu dilakukan untuk menjaga area-area penting dan utama agar tetap aman.
Di antaranya meluputi kawasan sekitar Gedung Parlemen, Biara Westminster, dan Istana Buckingham.
Baca juga: Raja Charles III Izinkan Pangeran Harry Kenakan Pakaian Militer saat Vigil Ratu Elizabeth II
Baca tanpa iklan