Peti mati Ratu Elizabeth II dibawa keluar dari Istana Buckingham untuk terakhir kalinya pada hari Rabu (14/9/2022), di depan puluhan ribu orang, setelah lebih dari 48 jam menunggu di luar dalam segala kondisi cuaca.
Baca juga: Jadi Tempat Pemakaman Ratu Elizabeth II, Westminster Abbey Ditutup Sementara Buat Turis
Hari pertama proses lying in state Ratu Elizabeth II berlangsung pada Kamis (15/9/2022).
Prosesi tersebut memberikan satu lagi kesempatan pada masyarakat untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Ratu Elizabeth II.
Sayangnya, mereka yang ingin mengunjungi peti mati Ratu Elizabeth II harus rela mengantre puluhan jam.
Sebuah rilis dari pemerintah Inggris mengatakan antrean diprakirakan "sangat panjang".
Pemerintah setempat mewanti-wanti bahwa pengunjung "harus berdiri selama berjam-jam, mungkin semalaman, dengan sangat sedikit kesempatan untuk duduk, karena antrean akan terus bergerak."
Meskipun banyak waktu yang akan dihabiskan, pengunjung tidak diperbolehkan membawa kursi, peralatan berkemah, kantong tidur, atau selimut untuk membuat kondisi antrean lebih nyaman.
Mereka yang mengantre juga tidak diperbolehkan membawa karangan bunga atau barang-barang upeti lainnya seperti lilin, mainan lunak, dan foto-foto.
Pengunjung dibatasi hanya boleh memawa satu tas kecil dengan satu ritsleting untuk memastikan keamanan.
Antrean lying in state di negara bagian dibuka untuk umum pada pukul 17.00 pada hari Rabu (14/9/2022) dan akan tetap buka 24 jam sehari sampai ditutup pada tanggal 19 September 2022 pukul 06.30 waktu setempat.
Baca juga: Daftar Negara yang Tak Pernah Dikunjungi Ratu Elizabeth II, Termasuk Israel dan Argentina
(TribunTravel.com/mym)
Baca selengkapnya soal artikel Ratu Elizabeth II di sini.
Baca tanpa iklan